Hadapi Ancaman Siber yang Kompleks, Pemprov Sumbar Rangkul BSSN Tingkatkan Kesadaran Keamanan Informasi Lintas Instansi
Berita Utama Satria Oki Sanjaya, S.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 23 Juli 2026 21:45:33 WIB
PADANG — Ancaman di ruang siber saat ini terus berkembang sangat pesat dan tidak boleh lagi dipandang dari sisi teknis semata. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus berkomitmen memperkuat pertahanan digital untuk mendukung jalannya roda pemerintahan yang aman dan terpercaya.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kominfotik Sumbar, Rudy Rinaldy, dalam sosialisasi Kesadaran Keamanan Informasi Identifikasi Kebutuhan Pengaturan Aspek Keamanan Pemerintah Digital di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Tata Kelola Keamanan Siber dan Sandi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar.
"Ancaman siber saat ini berkembang semakin cepat dan kompleks. Ancaman tersebut bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga menyangkut tata kelola pemerintahan, manajemen risiko organisasi, dan kepercayaan publik," ujar Rudy Rinaldy.
"Kita berkomitmen memperkuat keamanan informasi dan keamanan siber sebagai fondasi pembangunan Pemerintah Digital. Komitmen tersebut diwujudkan salah satunya melalui kerja sama strategis dengan mitra dari Korea Selatan melalui pemanfaatan solusi keamanan siber SecureMS dan OmniGuard untuk memperkuat pemantauan keamanan, deteksi dini ancaman, perlindungan sistem elektronik, dan respons terhadap insiden keamanan informasi," lanjutnya.
Ketua Tim Tata Kelola Keamanan Siber dan Sandi BSSN, A’mas, mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan era digital saat ini.
"Ancaman serangan siber semakin berkembang sementara kebutuhan layanan publik terus meningkat. Keamanan tidak hanya tanggung jawab BSSN, tapi berbagai sektor termasuk pengguna," tegas A’mas.
Melalui sosialisasi ini, Pemprov Sumbar berharap seluruh perwakilan OPD dan instansi terkait memiliki pemahaman yang sama serta kesiapsiagaan yang tinggi dalam menjaga keamanan data publik dan infrastruktur digital di Sumatera Barat. (sat/diskominfotik sumbar)
Berita Terkait Lainnya :
- Pasca Banjir Longsor, Pemprov Sumbar Kaji Berikan Bantuan Pada Petani
- Amankan Aksi 212, Polda Sumbar adakan Apel Gabungan di Lapangan Imam Bonjol Padang
- Safari Ramadhan ke Sijunjung, Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan Untuk Masjid
- Diskominfo Pessel Gelar Bimtek Peningkatan Pengelolaan Pelayanan Informasi Dan Dokumentasi
- Diikuti Dua Ribu Peserta, Pemprov Sumbar Matangkan Persiapan MTQ VI Korpri Nasional