30 Penyuluh dilatih Agribisnis Tanaman Hias

Berita Utama RASMUNALDI, ST(Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan) 17 Oktober 2013 07:49:18 WIB


thias

Tanaman hias telah   menjadi salah satu komoditas unggulan di Sumatera Barat khususnya daerah perkotaan. Kota Padang, Padang Panjang, Bukittinggi dan Payakumbuh adalah empat kota yang strategis sebagai tempat pengembangan dan pemasaran   berbagai jenis tanaman hias.

Untuk meningkatkan kemampuan tenaga penyuluh dalam   membangun Agribisnis Tanaman Hias sehingga mampu memberdayakan petani dalam mengembangkan komoditi, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar melatih 30 orang penyuluh dalam memahami agribisnis tanaman hias. Ke-30 orang penyuluh itu berasal dari Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

Dalam pembukaan pelatihan itu, Kamis (17/10), Kepala Balai Diklat Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar, Ir. Septiarman, Sp menyebutkan pentingnya pengetahuan dan keterampilan penyuluh dalam agribisnis tanaman hias tersebut. Ia menyebutkan, dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, penyuluh dapat memberdayakan petani  dalam berbisnis tanaman   hias.

“Salah satu permasalahan dalam pengembangan tanaman hias adalah   kurangnya sumber daya petani dalam memahami agribisnis komoditi ini, baik dalam teknis budidaya, penataan rangkaian bungan, maupun dalam aspek pemasaran,” ucapnya.

Karena itu, ia berharap pelatihan tersebut betul-betul dimanfaatkan penyuluh, sehingga mereka mampu   menularkan pada petani tanaman hias yang tersebar di Sumatera Barat. “Dengan adanya pelatihan ini, minimal peserta dapat menjelaskan program pengembangan tanaman hias dan mampu menjelaskan potensi dan peluang serta strategi pemecahan masalah tanaman hias,” tambahnya.

Dalam pelatihan yang berlangsung selama, para peserta memang diberi materi berbagai aspek pengembangan tanaman hias. Diantaranya Kebijakan Pengembangan Tanaman Hias di Sumatera Barat, Teknis Budidaya Krisan, Teknis Budidaya Rapis, Teknis Budidaya Melati Mini, Teknis Membuat Taman, Teknis Merangkai Bunga dan Analisa Pemasaran.