NASRUL ABIT: PENSIUNAN JANGAN BERHENTI MENGABDI
Berita Utama Bagian Pemberitaan Biro Humas(Biro Humas Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat) 05 Oktober 2016 18:44:21 WIB
Pensiun dari aktivitas kantor tidak berarti pensiun dari aktivitas di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Pensiunan Kementerian Agama Provinsi Sumbar tetap memiliki tanggungjawab moral untuk membina dan membimbing masyarakat di lingkungan masing-masing untuk mengamalkan dan menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dalam sambutannya di acara Silaturahmi Persaudaraan Pensiunan Kementerian Agama (PPKA) Sumatera Barat dengan tema 'Pensiun dari Pegawai Negeri, Mengabdi Tiada Berhenti' yang digelar oleh PPKA di Auditorium Gubernuran, Rabu (9/10) pagi. Turut hadir dalam acara ini Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sumbar Salman, Rektor IAIN Imam Bonjol Padang Eka Putra Wirman, Kakanwil Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, Wakil Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Prov. Sumbar Asrul Syukur, Ketua PPKA Prov. Sumbar Bagindo Muhammad Leter, dan Ketua PPKA Kabupaten/Kota se-Sumbar.
Nasrul Abit menjelaskan, kondisi sosial masyarakat dan keagamaan di Sumatera Barat kini sudah mengkhawatirkan, mulai dari peredaran narkoba, prostitusi, dan ragam penyakit masyarakat lainnya. Menghadapi hal tersebut, Pemprov Sumbar telah menetapkan 'Meningkatkan tata kehidupan yang harmonis, agamais, beradat, dan berbudaya berdasarkan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah' sebagai misi pembangunan pertama dari lima misi pembangunan Sumatera Barat yang telah disusun.
Namun pelaksanaan misi tersebut tidak akan maksimal jika hanya diinisiasi oleh pemerintah. Oleh karena itu, Nasrul Abit berharap pensiunan Kementerian Agama secara khusus, dan pensiunan pegawai negeri secara umum untuk tidak berhenti membangun dan membina masyarakat.
"Kami berharap PPKA terus mengabdi bagi masyarakat. Bantu kami menghadapi kondisi yang sudah gawat dengan mengajak masyarakat kembali kepada ajaran agama. Peranan bapak dan ibu kami harapkan di sini," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Nasrul Abit juga menyebutkan kepada Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sumbar agar turut berperan aktif mengatasi masalah sosial kemasyarakatan dan keagamaan sesuai tugas dan fungsinya.
"Tolong Kementerian Agama agar melakukan sosialisasi narkoba di instansi-instansi pendidikan yang berada di bawah payungnya mulai dari tingkat menengah bawah sampai ke tingkat lanjut. Ini perlu kita lakukan," tambahnya.
Senada dengan arahan Nasrul Abit, Ketua PPKA Provinsi Sumbar Bagindo Letter dalam sambutannya pada kesempatan yang sama menyebutkan pensiunan jangan berhenti mengabdi untuk pembangunan Sumatera Barat. ia mengatakan, "Pensiunan tetap punya tanggungjawab terhadap negara. Dengan pengalamannya, pensiunan bisa menjadi penyelamat generasi mendatang. Dengan pengalamannya, pensiunan bisa menjadi tempat bertanya oleh generasi-generasi baru karena sesuai falsafah Minang, baraja ka nan taralah."
Melanjutkan pernyataannya, Bagindo M. Leter menyebutkan bentuk nyata peranan tersebut antara lain dengan mengajak generasi muda untuk kembali ke masjid dan bersama menghidupkan kembali adat dan agama dari masjid.