CUACA BURUK, PELABUHAN SIKAKAP RAMAI DI KUNJUNGI KAPAL NELAYAN

CUACA BURUK, PELABUHAN SIKAKAP RAMAI DI KUNJUNGI KAPAL NELAYAN

Berita Utama NONONG HANUGRAH, A.Md(Dinas Kelautan dan Perikanan) 03 Februari 2016 21:01:22 WIB


Sikakap (02/02/2016),  Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 572 yang mencakup perairan Barat Sumatera juga didalamnya termasuk perairan kepulauan mentawai. Kepulauan mentawai yang terletak di samudera Indonesia, dikelilingi oleh perairan dengan luas laut ekonomis 78.018,43 Km2 dan dan memiliki garis pantai sepanjang 1.402,66 Km. Keberadaan kepulauan mentawai yang terletak di samudera Indonesia menyebabkan fluktuatif nya kondisi cuaca di wilayah penangkaan tersebut, sehingga kapal penangkap ikan yang menangkap di jalur ini harus memperhatikan kondisi cuaca yang tiba-tiba menjadi tidak bersahabat kepada  nalayan.

UPTD PPP Sikakap merupakan pelabuhan singgah bagi kapal-kapal yang menangkap ikan di perairan kepulauan mentawai. Pelabuhan Sikakap memiliki beberapa fasilitas pokok pelabuhan yang dapat dimanfaatkan oleh nelayan seperti darmaga pelabuhan, pengisian air bersih, pabrik es serta kemudahan  pembelian ransum nelayan karena PPP Sikakap berada di pusat perekonomian kecamatan sikakap.

Awal tahun 2016 ini UPTD PPP Sikakap banyak di kunjungi kepal-kapal nelayan yang singgah dikarenakan cuaca buruk di daerah penangkapan. Kapal-kapal yang singgah di dominasi oleh kapal bagan dan Purse seine (pukat cincin) dan sedikit kapal jaring nelayan lokal setempat. Kapal-kapal tersebut berasal dari padang, sibolga, aceh, dan pesisir selatan. Selain singgah karena cuaca buruk, kapal nelayan yang singgah ini menggunakan waktunya untuk memeriksa dan memperbaiki kondisi mesin, alat tangkap yang rusak, mengisi air bersih, membeli es balok serta belanja ransum untuk kebutuhan melaut.

Salah satu misi UPTD PPP Sikakap adalah meningkatkan pelayanan dalam rangka optimalisasi pemanfaatan fasilitas pelabuhan. Fasilitas pelabuhan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh nelayan dan ini menjadi komitmen Dinas kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat dalam meningkatkan pelayanan publik di sektor Perikanan dan Kelautan.

By :Cici Anggara, S.Pi. MP