Jembatani Kebutuhan Perusahaan dan Pencari Kerja, Pemprov Sumbar Gelar Job Fair Online
Berita Utama Havina Mirsya \'afra, S. Sos.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 04 November 2026 15:56:23 WIB
PADANG - Kesesuaian kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya mengurangi pengangguran. Untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menggelar Job Fair Online Sumatera Barat 2026 pada 4–10 November 2026 melalui platform SIAPKerja.
Job fair tersebut dibuka Gubernur Sumbar, Mahyeldi, di Istana Gubernur Sumbar, Rabu (4/11/2026). Melalui laman siapkerja.kemnaker.go.id, pencari kerja dapat mengakses informasi lowongan dan mengikuti seluruh tahapan rekrutmen secara daring tanpa harus datang langsung ke perusahaan.
Mahyeldi menyambut baik pelaksanaan job fair secara daring karena dinilai memberikan kemudahan bagi pencari kerja maupun perusahaan. Menurutnya, sistem ini menjadi alternatif dari pelaksanaan job fair secara langsung yang kerap dipadati pencari kerja sehingga tidak seluruh peserta dapat terlayani secara optimal.
“Ini merupakan inovasi yang sangat baik dari Kementerian Ketenagakerjaan. Sebelumnya, ketika job fair dilaksanakan secara langsung, pencari kerja ramai datang dan tidak semuanya bisa terlayani. Dengan sistem online ini, perusahaan bisa melayani pencari kerja dengan lebih baik, dan masyarakat juga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk datang ke lokasi,” ujar Mahyeldi.
Ia berharap pelaksanaan job fair dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat. Mahyeldi juga meminta perusahaan yang berpartisipasi menyediakan kesempatan kerja yang beragam sesuai kebutuhan, sehingga pencari kerja memiliki peluang untuk memperoleh pekerjaan yang selaras dengan kompetensinya.
“Kita berharap melalui job fair ini angka pengangguran di Sumatera Barat bisa berkurang. Tentu ini bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Perlu dukungan dari kementerian, perusahaan, dan seluruh pihak. Kita juga berharap perusahaan dapat menyediakan kesempatan kerja yang beragam sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga sumber daya manusia yang kita miliki bisa terserap sesuai kompetensinya,” kata Mahyeldi.
Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI, Nurhidayat, menjelaskan bahwa kesesuaian antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan perusahaan menjadi salah satu persoalan dalam pasar kerja. Ia mencontohkan, dalam wawancara kerja secara langsung, hanya sedikit pelamar yang diterima karena banyak di antaranya belum memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Di sisi lain, tidak sedikit lulusan yang telah mencari pekerjaan ke berbagai tempat, tetapi belum berhasil mendapatkannya.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan menyediakan KarirHub sebagai salah satu layanan dalam ekosistem digital SIAPKerja. Melalui layanan ini, pencari kerja dapat memperoleh informasi lowongan, sementara perusahaan dapat menemukan kandidat sesuai kualifikasi yang dibutuhkan. Dengan demikian, proses pencocokan antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan perusahaan diharapkan dapat berlangsung lebih tepat.
“Melalui KarirHub ini, kita ingin mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Kita ingin mereka bertemu dalam satu wadah, dalam belanga bernama Career Hub,” ungkap Nurhidayat.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar, Firdaus Firman, menyampaikan bahwa Job Fair Online ini bertujuan menyediakan informasi pasar kerja sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengurangi pengangguran. Pada hari pembukaan, tercatat 1.342 formasi lowongan kerja dari 43 perusahaan telah tersedia, dengan 2.568 pencari kerja terdaftar. Jumlah lowongan tersebut masih berpotensi bertambah selama pelaksanaan job fair.
Pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan talkshow bertema “Siap Kerja, Sukses Berkarir dan Terlindungi”. Melalui pelaksanaan job fair ini, pencari kerja diharapkan dapat memanfaatkan informasi lowongan yang tersedia dan mengikuti proses seleksi sesuai kualifikasi masing-masing. (hm/Diskominfotik Sumbar)
Berita Terkait Lainnya :
- Pemanfaatan Potensi Perikanan dan Kelautan Sumbar Perlu Langkah Terpadu
- Pelantikan Pejabat Eselon IV Dilingkungan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat
- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov.Sumbar Buka Acara Bimtek Jupel (JURU PELIHARA)
- Pelatihan SIPKD Modul Penatausahaan dan Modul Penganggaran DPKD Prov. Sumbar
- Peresmian Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat