Workshop Statistik Sektoral, Diskominfotik Sumbar Dorong Data Berkualitas untuk Kebijakan Pembangunan

Workshop Statistik Sektoral, Diskominfotik Sumbar Dorong Data Berkualitas untuk Kebijakan Pembangunan

Berita Utama Beny Junaidi,S.Sos.,M.I.Kom(Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik) 29 September 2026 11:44:47 WIB


Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat penyelenggaraan statistik sektoral sebagai bagian penting dalam mendukung perencanaan, pengambilan kebijakan, pengendalian, serta evaluasi pembangunan daerah.

Upaya tersebut dilakukan melalui Workshop Penyelenggaraan dan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Statistik Sektoral yang digelar di Aula Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat, Selasa (29/09).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, sekaligus meningkatkan kapasitas perangkat daerah dalam menghasilkan dan mengelola data sektoral yang berkualitas, terstandar, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Sumatera Barat, Rudy Rinaldy, saat membuka kegiatan sekaligus menjadi narasumber menyampaikan bahwa kualitas kebijakan pemerintah sangat ditentukan oleh kualitas data yang menjadi dasar dalam penyusunannya.

“Penyusunan sebuah kebijakan akan tepat sasaran jika berangkat dari data yang valid dan lengkap,” ujar Rudy.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ke depan akan terus membangun ekosistem data statistik sektoral yang melibatkan seluruh unsur terkait, mulai dari Badan Pusat Statistik (BPS), Diskominfotik, hingga perangkat daerah sebagai produsen data.

“Ke depan kita akan membangun ekosistem data statistik sektoral yang melibatkan BPS, Kominfotik, serta produsen data yaitu OPD, dengan target tersedianya data pembangunan yang berkualitas sehingga akan menghasilkan kebijakan yang tepat,” jelasnya.

Rudy menegaskan, penguatan statistik sektoral tidak hanya berkaitan dengan penyediaan data, tetapi juga mencakup bagaimana data tersebut dikelola secara terstandar, terpadu, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, data yang dihasilkan benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembangunan daerah.

Workshop tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari instansi terkait. BPS menyampaikan materi mengenai standar data dan metadata, sementara Bappeda membahas peran data dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah. Selain itu, Kepala Bidang Statistik Diskominfotik Sumatera Barat menyampaikan materi tentang penguatan tata kelola dan kelembagaan statistik sektoral.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sumatera Barat, Nurul Hasanudin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam upaya memperkuat penyelenggaraan statistik sektoral, khususnya melalui peran perangkat daerah sebagai penyedia data.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar, khususnya para penyedia data, sehingga menghasilkan metadata yang lengkap dan bermanfaat bagi pembangunan daerah,” ujar Nurul.

Ia menilai, kolaborasi antara BPS, Diskominfotik, dan perangkat daerah merupakan bagian penting dalam memastikan ketersediaan data yang berkualitas serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Melalui workshop ini, perangkat daerah diharapkan semakin memahami perannya sebagai produsen data dan mampu menghasilkan data sektoral yang berkualitas, lengkap, konsisten, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Dengan demikian, data yang tersedia tidak sekadar menjadi kumpulan angka dan informasi, tetapi dapat diolah menjadi statistik yang bermanfaat sebagai dasar perencanaan, pengambilan kebijakan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan.

Penguatan ekosistem statistik sektoral tersebut pada akhirnya diarahkan untuk mewujudkan data pembangunan yang berkualitas, kebijakan yang tepat, serta pembangunan yang semakin berdampak bagi masyarakat Sumatera Barat. (che)