Riuh Nobar Piala Dunia di Sumbar, Sekdaprov: Saat Sepak Bola Satukan Masyarakat

Riuh Nobar Piala Dunia di Sumbar, Sekdaprov: Saat Sepak Bola Satukan Masyarakat

Berita Utama Dedi Oscar Adams, M.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 08 Juli 2026 15:05:43 WIB


PADANG – Sorak-sorai ratusan pencinta sepak bola memecah keheningan malam di halaman Kantor TVRI Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (7/7/2026) dini hari. Mereka berkumpul menjadi saksi ketatnya laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir. Atmosfer seru ini membuktikan magis si kulit bundar yang mampu melebur sekat dan menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan.

Kehangatan acara nonton bareng (nobar) ini turut dirasakan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Arry Yuswandi. Hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, serta Kepala Ombudsman Perwakilan Sumbar Adel Wahidi, Arry ikut larut dalam keseruan pertandingan.

Di sela-sela acara, Arry Yuswandi mengungkapkan kekagumannya terhadap daya tarik sepak bola. Menurutnya, olahraga ini bukan sekadar permainan, melainkan media pemersatu yang ampuh untuk lintas usia.

“Walau sebagian besar pertandingan berlangsung dini hari, antusiasme masyarakat tidak surut sedikit pun. Ini menunjukkan kecintaan luar biasa yang mampu menyatukan berbagai kalangan,” ujar Arry.

Semangat yang membara di lokasi nobar, lanjut Arry, juga menjadi cermin dari besarnya mimpi masyarakat melihat Tim Nasional (Timnas) Indonesia berlaga di panggung tertinggi sepak bola dunia suatu saat nanti.

“Sepak bola punya daya tarik luar biasa. Mudah-mudahan ke depan Indonesia bisa menembus Piala Dunia. Jika momen itu tiba, saya yakin euforia dan kebanggaan masyarakat akan jauh lebih meledak dari sekarang,” tambahnya optimis.

Menariknya, dalam laga sengit yang berakhir dengan kemenangan tipis Argentina 3-2 tersebut, Arry secara terbuka mengaku menjagokan Mesir. Kendati tim pilihannya kalah, ia tetap menikmati jalannya laga yang penuh sportivitas.

Hingga peluit panjang dibunyikan, suasana di halaman TVRI Sumbar tetap cair, hangat, dan penuh kebersamaan. Kalah atau menang tak jadi soal, karena malam itu semua berkumpul atas nama cinta pada sepak bola. (adp/doa)