Info Covid-19 Sumbar, Kamis 4 Februari 2021

Info Covid-19 Sumbar, Kamis 4 Februari 2021

Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 04 Februari 2021 19:21:51 WIB


Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat

 

Kamis, 4 Februari 2021

 

Total sampai hari ini telah 27.286 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 97 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 79 orang, sehingga total sembuh 25.422 orang

 

Spesimen sampai hari ini:

  • Jumlah Spesimen Diperiksa 529.240
  • Jumlah Orang Diperiksa: 369.442

 

Positivity Rate (PR): 7,39%

 

Total 27.286 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

  • Dirawat di berbagai rumah sakit 268 orang (0,98%)
  • Isolasi mandiri 918 orang (3,36%)
  • Isolasi Provinsi 7 orang (0,03%)
  • Isolasi Kab/ Kota 54 orang (0,20%)
  • Meninggal dunia 617 orang (2,26%)
  • Sembuh 25.442 orang (93,17%)

 

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 1647 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 1482 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 165 sample), terkonfirmasi tambahan 97 (sembilan puluh tujuh) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 79 orang dan meninggal bertambah 2 orang

 

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 97 orang dengan rincian:

1. Kota Padang 29 orang

2. Kota Solok 10 orang

3. Kota Sawahlunto 1 orang

4. Kabupaten Pasaman 4 orang

5. Kabupaten Padang Pariaman 10 orang

6. Kabupaten Agam 11 orang

7. Kabupaten Limapuluh Kota 2 orang

8. Kabupaten Solok 5 orang

9. Kabupaten Tanah Datar 5 orang

10. Kabupaten Sijunjung 1 orang

11. Kabupaten Pesisir Selatan 9 orang

12. Kabupaten Kep. Mentawai 4 orang

13. Kabupaten Pasaman Barat 3 orang

14. Kabupaten Dharmasraya 2 orang

15. Kabupaten Solok Selatan 1 orang

 

Pasien sembuh sebanyak 79 orang, dengan rincian:

1. Kota Padang 23 orang

2. Kota Padang Panjang 2 orang

3. Kota Bukittinggi 1 orang

4. Kota Payakumbuh 11 orang

5. Kota Sawahlunto 2 orang

6. Kabupaten Padang Pariaman 4 orang

7. Kabupaten Agam 20 orang

8. Kabupaten Tanah Datar 1 orang

9. Kabupaten Sijunjung 2 orang

10. Kabupaten Pesisir Selatan 8 orang

11. Kabupaten Kep. Mentawai 3 orang

12. Kabupaten Pasaman Barat 1 orang

13. Kabupaten Solok Selatan 1 orang

 

Meninggal dunia sebanyak 2 orang, dengan rincian:

1. Kota Padang 1 orang

2. Kabupaten Padang Pariaman 1 orang

 

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Kamis 4 Februari 2021:

  • Kasus Suspek dengan total 412 orang
  • Dirawat sebanyak 105 orang
  • Isolasi mandiri sebanyak 307 orang

 

Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Kamis 4 Februari 2021:

 

1. Kota Padang

  • Total positif 13.593 orang
  • Meninggal 279 orang (2.05)
  • Sembuh 13.075 orang (96.19)

 

2. Kota Padang Panjang

  • Total positif 810 orang
  • Meninggal 17 orang (2.10)
  • Sembuh 772 orang (95.31)

 

3. Kota Sawahlunto

  • Total positif 387 orang
  • Meninggal 6 orang (1.55)
  • Sembuh 367 orang (94.83)

 

4. Kabupaten Sijunjung

  • Total positif 795 orang
  • Meninggal 21 orang (2.64)
  • Sembuh 750 orang (94.34)

 

5. Kota Pariaman

  • Total positif 547 orang
  • Meninggal 16 orang (2.93)
  • Sembuh 516 orang (94.33)

 

6. Kabupaten Dharmasraya

  • Total positif 537 orang
  • Meninggal 7 orang (1.30)
  • Sembuh 502 orang (93.48)

 

7. Kota Payakumbuh

  • Total positif 738 orang
  • Meninggal 10 orang (1.36)
  • Sembuh 687 orang (93.09)

 

8. Kabupaten Padang Pariaman

  • Total positif 1.112 orang
  • Meninggal 40 orang (3.60)
  • Sembuh 1.010 orang (90.83)

 

9. Kabupaten Solok

  • Total positif 780 orang
  • Meninggal 18 orang (2.31)
  • Sembuh 706 orang (90.51)

 

10. Kabupaten Agam

  • Total positif 1.874 orang
  • Meninggal 34 orang (1.81)
  • Sembuh 1.676 orang (89.43)

 

11. Kabupaten Pesisir Selatan

  • Total positif 1.138 orang
  • Meninggal 34 orang (2.99)
  • Sembuh 1.017 orang (89.37)

 

12. Kota Solok

  • Total positif 619 orang
  • Meninggal 15 orang (2.42)
  • Sembuh 553 orang (89.34)

 

13. Kabupaten Solok Selatan

  • Total positif 358 orang
  • Meninggal 4 orang (1.12)
  • Sembuh 317 orang (88.55)

 

14. Kabupaten Pasaman Barat

  • Total positif 521 orang
  • Meninggal 32 orang (6.14)
  • Sembuh 459 orang (88.10)

 

15 Kabupaten Tanah Datar

  • Total positif 1.140 orang
  • Meninggal 38 orang (3.33)
  • Sembuh 1.003 orang (87.98)

 

16. Kabupaten Limapuluh Kota

  • Total positif 493 orang
  • Meninggal 16 orang (3.25)
  • Sembuh 429 orang (87.02)

 

17. Kota Bukittinggi

  • Total positif 1.085 orang
  • Meninggal 19 orang (1.75)
  • Sembuh 939 orang (86.54)

 

18. Kabupaten Pasaman

  • Total positif 329 orang
  • Meninggal 11 orang (3.34)
  • Sembuh 281 orang (85.41)

 

19. Kabupaten Kep. Mentawai

  • Total positif 430 orang
  • Meninggal 0 orang (0.00)
  • Sembuh 363 orang (84.42)

 

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-47 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 31 Januari 2021 sampai tanggal 6 Februari 2021, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

TIDAK ADA

ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)

 

ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)

Kabupaten Pasaman (skor 2,36)

Kabupaten Agam (skor 2,31)

Kota Bukittinggi (skor 2,30)

Kabupaten Solok (skor 2,29)

Kabupaten  Limapuluh Kota (skor 2,17)

Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,13)

 

Catatan:

Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten 50 Kota. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi.

 

ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)

Kabupaten Dharmasraya (skor 2,62)

Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,54)

Kota Padang Panjang (skor 2,54)

Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,52)

Kota Solok (skor 2,51)

Kota Payakumbuh (skor 2,50)

Kabupaten Solok Selatan (skor 2,50)

Kota Pariaman (skor 2,48)

Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,47)

Kota Sawahlunto (skor 2,45)

Kabupaten Tanah Datar (skor 2,43)

Kota Padang (skor 2,42)

Kabupaten Sijunjung (skor 2,41)

 

Melihat skor diatas, pada minggu ke 46 pandemi covid-19 di Sumbar, Kabupaten Dharmasraya memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar. 

 

 ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS

TIDAK ADA

(Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)

 

Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-47 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.

 

Catatan:

Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

 

Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:

1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif

8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP

9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk

10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk

11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)

12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu

13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)

14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19

15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.

 

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.  

 

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.

 

Terima kasih,

 

 

 

Jasman Rizal

Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar