Bawaslu Rilis Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Utama TITA SHANIA(Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) 17 Desember 2018 14:51:23 WIB
Komisioner Bawaslu Sumatera Barat (Sumbar), Fifner, pada Selasa (11/12) mengatakan bahwa berdasarkan hasil Indeks Kerawanan Pemilu, Sumbar berada pada level ketiga nasional. Namun, ia menambahkan hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena angka kerawanan pemilu di Sumbar bukanlah disebabkan oleh hal hal yang bersifat potensi kerusuhan atau konflik dan semacamnya, namun karena jumlah daftar pemilih tetap yang tak kunjung valid.
Menurutnya, salah satu penyebab belum validnya data tersebut adalah karena banyaknya warga Sumbar yang merantau sehingga jumlah daftar pemilih belum sesuai. Bahkan, tuturnya lebih lanjut, dalam masa perbaikan daftar tersebut nantinya, ada sekitar 170 ribu orang yang belum terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu 2019.
Angka 170 ribu tersebut didapatkan setelah Kemendagri melakukan pencocokan data dengan KPU Sumbar. Mengingat selisih data yang cukup lumayan, Fifner mengatakan pihaknya terus menghimbau dan mendorong KPU untuk memastikan semua warga Sumbar yang telah memenuhi syarat terjamin hak pilihnya.
Indeks kerawanan pemilu dapat dijadikan alat deteksi dini bagi Bawaslu untuk terus meningkatkan pengawasan pelanggaran pemilu di Sumbar. Dengan indeks tersebut, diperoleh catatan catatan penting agar bisa dilakukan pencegahan terjadinya pelanggaran pemilu.Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Bawaslu bersama tim terus mengawasi di lapangan terkait jumlah data pemilih.