Umpan Balik dari Sebuah Expo

Artikel () 06 Desember 2016 09:23:32 WIB


Umpan Balik dari Sebuah Expo

Tulisan : Arzil

Pameran sudah tak asing lagi bagi kalangan UMKM. Bahkan di kota-kota besar, kegiatan pameran UKM, eksibisi, atau expo bahkan hampir diselenggarakan setiap hari. Kebanyakan adalah pameran bisnis, termasuk salah satunya adalah pameran UKM.

Sampai saat ini, pameran merupakan salah satu bentuk strategi pemasaran yang cukup efektif untuk menjaring banyak konsumen. Ini pula yang diharapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar), ikut serta dalam kegiatan atau iven expo yang diadakan di Kota Bandung.

Sedikit ulasan, pameran UMKM ada yang bersifat tematik, artinya hanya untuk satu jenis atau beberapa jenis usaha yang terkait secara langsung. Namun ada pula yang campuran dari berbagai macam jenis usaha.

UMKM sebagai unit bisnis tentunya jangan menyia-nyiakan kesempatan untuk mengikuti berbagai pameran. Seringkali pameran untuk UMKM difasilitasi oleh pihak ketiga, sebut saja seperti lembaga perbankan, pemerintah melalui dinas terkait, atau beberapa perusahaan besar melalui program CSR (Corporate Social Resposibility) yang mereka miliki.

Namun, ada juga yang tidak disponsori oleh pihak ketiga, oleh karena itu pelaku bisnis UMKM harus memperhitungkan biaya yang harus dikeluarkan untuk menyewa booth atau stand dalam kegiatan pameran.

Sebenarnya keuntungan bagi UMKM ketika mengikuti pameran tentunya banyak sekali. Manfaat yang didapat pelaku usaha ini dari keikutsertaan dalam kegiatan pameran, eksibisi, ataupun expo antara lain ajang itu sebagai sarana pemasaran yang tepat untuk memperkenalkan produk serta mempromosikannya.

Tidak hanya tentang produknya saja, profil usaha juga penting untuk diedukasikan kepada masyarakat, dalam hal ini adalah pengunjung. Citra pengusaha yang baik juga menentukan ketertarikan dan juga loyalitas konsumen pada sebuah produk.

Banyaknya orang yang berlalu-lalang di dalam pameran jangan hanya dibiarkan berlalu begitu saja. Buat mereka tertarik mengunjungi stand Anda lalu berikan sedikit presentasi tentang produk yang Anda miliki. Presentasi bisa berupa penjelasan melalui percakapan langsung maupun pemberian brosur dan leaflet.

Kendati begitu, pelaku UMKM tidak lupa pula melakukan survey pasar atas produk yang dihasilkan. Sebab dengan langkah ini, para pelaku usaha ini dapat mengukur seberapa besar peluang diterimanya produk Anda di benak konsumen.

Hal ini bisa dilihat dari seberapa banyak pengunjung yang mendatangi stand Anda. Meski tidak mencerminkan keseluruhan pasar, setidaknya bisa menjadi bahan pertimbangan dan evaluasi bagi usaha Anda. Selain itu, survey pasar dalam pameran ini juga untuk memetakan pesaing.

Tidak itu saja, Anda juga bisa melihat strategi pesaing dalam memasarkan produknya. Sehingga Anda bisa melakukan evaluasi pada usaha Anda dan mengembangkan strategi yang lebih jitu.

Selainnya, Anda juga memanfatkan kehadiran pengunjung yang berada dalam pameran tidak hanya pengunjung yang hanya sekadar iseng datang melihat-lihat pameran saja. Tak sedikit dari mereka sengaja datang ke pameran-pameran untuk mencari rekan bisnis untuk bekerja sama.

Mereka bisa jadi adalah investor, pemilik/ perwakilan dari usaha lain yang terkait, supplier, distributor atau orang pemerintahan.Tidak menutup kemungkinan di dalam pameran juga akan terjadi deal tertentu bahkan transaksi ditempat dengan mereka. Jangan sia-siakan juga pengunjung jenis ini. Siapa tahu bisnis Anda menjadi lebih berkembang setelah mengikuti pameran.

Nah, peluang ini yang ingin ditangkap Pemprov Sumbar saat menggelar expo yang ada di Bandung. Bahkan Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, jika setiap produk dikemas dengan lebih baik lagi akan mendapat perhatian masyarakat di luar Sumbar.

Dari isyarat yang disampaikan Gubernur Irwan Prayitno, setidaknya bisa menjadi perhatian para pelaku UMKM, bahwa untuk bisa masuk dalam bursa transaksi pada suatu iven expo itu, juga harus memperhatikan aspekstandar mutu dari produk yang dihasilkan.

Permasalahan seperti ini sering sekali dihadapi oleh para pelaku bisnis, sebab produk yang mereka tawarkan belum sesuai dengan standar mutu di Negara tempattujuan ekspor. Oleh sebab itu, sebaiknya pastikan bahwa produkmu mempunyai kualitas unggul dan telah mengantongi surat izin industri dari pihak-pihak yang bersangkutan.

Hal penting lainnya yang perlu diingat pelaku usaha, adalah menyangkut konsistensi pasokan produk atau barang, sebab hal itu sangat dituntu sekali oleh eksportir atau para pelakubisnisagar kapasitas produksi mampu memenuhi permintaan pasar.

Kemudian, para pelaku usaha UMKM juga diminta mengerti aturan main atau regulasi ekspor impor yang ada saat ini. Salah satu permasalahan yang seringkali dihadapi oleh para pelaku bisnis adalah kurangnya pemahaman mereka terhadap beberapa aturan ekspor-impor baik di Negara asal maupun di Negara tujuan ekspor.

Tujuan memahami regulasi itu, untuk menghindari kerugian yang bakal dihadapi pelaku usaha, selain itu para pelaku bisnis tidak akan salah memilih calon buyer, serta kerjasama ekspor-impor dapat berjalan dengan lancar. Salam Sukses ! (***)