SDM 48 PELATIH SILAT DITINGKATKAN

SDM 48 PELATIH SILAT DITINGKATKAN

Berita Utama () 10 Agustus 2016 11:04:15 WIB


PADANG,…Sebanyak 48 pelatih silat dari 19 Kabupaten dan Kota mendapatkan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), yang dilaksanakan Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora ) Provinsi Sumatera Barat, melalui Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga di Hotel Rasaki, Senin (8/8) sore.

Kegiatan itu secara resmi di buka Kadispora Sumbar H. Priadi Syukur, SH, MH, dalam arahannya Priadi Syukur menyampaikan, kegiatan ini sangat dibutuhkan, karena salah satu upayaa memberikan kesempatan terhadap pelatih silat yang berada di jajaran Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar, untuk mendapatkan sertifikasi daerah, dan sekaligus memberi kesempatan pelatih untuk menangani tim silat masing-masing daerah pada Porprov nanti.

"Ini juga bagian dari upaya kami untuk menciptakan pesilat Sumbar yang berkualitas. Karena, maju mundurnya prestasi seorang atlet, sangat ditentukan oleh pelatihnya," tutur Priadi Syukur.

Lebih lanjut dia mengatakan, peningkatan kualitas pelatih Sumbar, menjadi bagian Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) instansinya dalam membangun prestasi olahraga Sumbar, ke arah yang lebih.baik.

Hanya saja, lanjut Priadi Syukur untuk peningkatan kapasitas pelatih itu, memang baru bisa dilakukan untuk beberapa cabang olahraga saja. Itu diakibatkan keterbatasan anggaran. Karena itu, pelaksanaannya terpaksa harus dibagi.

Meski demikian, dia meminta agar kegiatan serupa juga bisa diikuti Dispora di masing-masing Kabupaten dan Kota. Sehingga ada jenjang yang harus diikuti pelatih dalam memperbaiki kemampuan melakukan pembinaan terhadap atletnya.

“ Kita berharap agar kegiatan ini dijalani dengan baik agar meteri yang disampaikan narasumber dapat diserap dengan baik, dan nantinya dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan,’’ kata Priadi Syukur.

Sementara itu, Sekum IPSI Sumbar, Muasri menjelaskan, berdasarkan data yang ada di IPSI Sumbar, jumlah pelatih silat di Ranah Minang saat ini, baru mencapai ratusan orang.
Dari jumlah itu, hanya dua pelatih yang memiliki sertifikasi internasional.

Dengan jumlah yang banyak tersebut, sangat dibutuhkan perbaikan ilmu yang dimiliki pelatih.
Dan juga memberikan bekal bagi pelatih yang sedang mempersiapkan atletnya dalam rangka menghadapi Porprov yang akan dilaksanakan di Kota Padang tahun ini.

"Jadi, mereka yang bisa membawa tim pada Porprov nanti adalah pelatih yang telah mengantongi sertifikasi," ujar Muasri.( Mul )