HARI PERTAMA TAHUN AJARAN BARU
Berita Utama () 18 Juli 2016 09:50:42 WIB


Awal Tahun ajaran Baru Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Anis Baswedan mengeluarkan Surat pada hari pertama agar orang tua murid untuk dapat mengantarkan anaknya ke sekolah, khususnya bagi murid yang baru masuk sekolah mulai dari TK, SD, SLP dan SMA. Bak gayung bersambut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Prof. Dr. Yudi Chrisnandi juga mengeluarkan surat nomor: B/2465/M.PANRB/07/2016 tanggal 14 Juli 2016 perihal Izin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di hari Pertama masuk sekolah, Surat tersebut ditujukan kepada: 1. Para Menteri Kabinet, 2. Panglima TNI, 3. Kepala Kepolisian RI, 4. Jaksa Agung, 5. Para Kepala Lembaga Pemerintahan Non Kementerian, 6. Para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, 7. Para Gubernur, Bupati dan Wali Kota se Indonesia.
Mengantar anak ke sekolah di awal Tahun Ajaran Baru bagi anak yang baru memasuki sekolah amat penting, dan sangat diharapkan sekali oleh orang tua murid, karena adanya komunikasi antara Guru, orang tua dan murid sendiri, sehingga terjadi komunikasi yang baik dalam proses belajar mengajar. Di sekolah guru disamping mendidik dan memberikan ilmu pengetahuan (kognitif) murid juga bertindak sebagai orang tua murid yang dapat memberikan ketrampilan (pshycomotoric) serta sikap mental murid (afektif). Sedangkan di rumah orang tualah yang bertanggungjawab terhadap murid.
Senin pagi 18 Juli penulis ikut mengantar anak yang baru masuk ke SMP karena tahun ini beliau menamatkan pendidikan di Sekolah Dasar dan melanjutkan ke SMP Negeri 15 Padang yang berlokasi di Lubuk Buaya. Penulis mengantar anak bersama istri dan sempat bertemu dengan guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ibu Dra. Daryani. Sambil bersalaman dengan buk Daryani, penulis menyampaikan kalimat yang sangat simple “mohon kita didik tunas bangsa ini buk”. Buk Daryani menjawab “masalah mendidik adalah tanggung jawab kita bersama Pak”. Jawaban buk Daryani yang simple ini penulis nilai sangat bijak sekali, artinya tanggung jawab mendidik bukanlah tertumpu kepada guru semata, tetapi adalah tanggungjawab bersama, guru, orang tua, masyarakat sekitar, pemerintah dan peserta didik sendiri. Penulis tidak lama di SMP Negeri 15 Padang. Anak penulis didampingi oleh ibunya, karena masih ada urusan administrasi sekolah yang masih harus diselesaikan, sedangkan penulis langsung ke kantor untuk melaksanakan tugas rutin sebagai seorang ASN di kantor pemerintahan. Sebagai orang tua dan masyarakat kami berharap dan berdoa “semoga anak bangsa yang kita didik bersama dapat menjadi manusia yang baik dan berbudi pekerti luhur beriman dan bertqwa kepada Tuhan yang Maha Kuasa serta dapat pula menjadi pemimpin yang amanah di NKRI ini”. Semoga NKRI menjadi Negara yang Thoibantun Baldatun Warabun Gafur atau Negara yang Gemahripahloh janawiah…amin…
Ucapan terima kasih kami kepada MENDIKBUD RI, terima kasih juga kepada MENPAN RB RI yang telah memperkuat keinginan MENDIKBUD dan terima kasih kami kepada Bapak Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan para atasan kami yang telah ikut mengizinkan kami mengantarkan putra putrid kami memasuki sekolahnya…semoga perbuatan baik ini dijadi amal ibadah bagi kita semua..amin.. (by. Akral)