Petani merugi dan menderita akibat pemberian bibit asalan dan tidak bersertifikat
Berita Utama () 28 Oktober 2015 23:22:18 WIB
Pemberian benih asalan membuat petani merugi dan menderita karena telah bersusah payah menanam dan merawat tapi hasil tanaman tidak berbuah atau produksi tidak memuaskan, hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat pada pembukaan acara pertemuan perbenihan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kabid BSP Ir Yusniar, MP di Rokky Hotel-Padang.
Hadir dalam pertemuan adalah petugas yang menangani bidang perkebunan dan penangkar bibit perkebunan Sumatera Barat sebanyak 30 orang , materi pertemuan disampaikan oleh Kepala BP2MB dan dari Direktorat Tanaman Tahunan dan Penyegar Ditjenbun.
Adapun tujuan pertemuan ini untuk peningkatan SDM penangkar dan petugas dalam penyedian benih yang bermutu sesuai aspek teknis dan aturan yang telah ditetapkan. Kadis berharap dengan pertemuan ini petani dapat pengetahuan yang bermanfaat dalam penyediaan bibit unggul yang berkualitas dan terjamin mutu serta telah mendapat label bersertifikat.
Resiko kerugian petani akan dapat dikurangi dengan diberikan bibit yang bersertifikat kepada petani dan penangkar yang telah memiliki SDM yang baik dalam menangkar bibit perkebunan yang bermutu.
Berita Terkait Lainnya :
- Sebab dan akibat Kemacetan dijalan Raya
- Dorong Pemanfaatan Pekarangan Diperta Sumbar bagikan Bibit di Pusat Olah Raga
- Penyerahan Bantuan Kemasan Olahan Ikan dan Bantuan Sertifikat Halal
- Petani di Padang Pariaman Kembangkan Bawang Merah
- Perpanjangan Pendaftaran Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan tinggi Secara Terbuka