22 KK Jorong Pasie Paneh Mengungsi Akibat Abrasi

22 KK Jorong Pasie Paneh Mengungsi Akibat Abrasi

Berita Utama HERA ARMAN, ST(Badan Penanggulangan Bencana Daerah) 15 September 2015 14:47:21 WIB


Tanjung Mutiara (15/9), Dua puluh dua kepala keluarga (22 kk) di Jorong Pasia Paneh Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara, pada pagi hari terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi disaat terjadi gelombang tinggi menerpa rumahnya Senin 14/9. Pasie Paneh merupakan wilayah yang berada di daerah pinggir pantai barat Agam, daerah ini termasuk rawan terhadap terjadinya abrasi disaat gelombang air laut sedang naik.

Pada hari ini rombongan anggota DPRD komisi IV mengunjungi daerah terdampak tersebut dengan di dampingi oleh Kasi. Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, Riswandi, untuk melihat lebih dekat kondisi masyarakat yang sebagian rumah dan ladangnya rusak akibat gelombang tinggi tersebut.

 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Yunaidi di Lubuk Basung, mengatakan 22 kepala keluarga dengan 100 jiwa ini merupakan penghuni 15 unit rumah yang direndam air laut di Jorong Pasia Paneh, Nagari Tiku Selatan, Mereka mengungsi ke rumah saudara tidak jauh dari lokasi sampai daerah ini dinyatakan aman, Abrasi pantai ini juga mengakibatkan sekitar 150 pohon kelapa dibawa arus pantai dan sekitar 30 meter bibir pantai dibawa arus.

Kembali Yuniadi mengungkapkan, "Saat ini pemerintah setempat bersama pihak rekanan sedang melakukan pengerjaan membatasi pinggir pantai dan berusaha meletakkan batu pembatas sekaligus pemecah ombak, untuk mengurangi gerusan sepanjang pantai. Namun warga masyarakat diminta tetap berhati-hati dan berjaga-jaga. Bila ada badai dan gelombang pasang diminta untuk bergeser le rumah keluarga terdekat". (Gst)