Informasi berjalan cepat, aktual, serentak dan interaktif

Berita Utama () 17 September 2014 08:49:16 WIB


Hal ini disampaikan oleh Dr. James Pardede mantan Direktur Kemitraan Direktorat Jenderal Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI pada acara sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai pendistribusian Informasi kepada Mayarakat Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat yang dilaksanakan 17 September 2014 di Hotel Pangerans City Padang. Lebih lanjut Dosen Universitas Mpu Tantular Jakarta ini mengatakan bahwa kebebasan informasi menyebabkan publik semakin kritis permisif, ini sebagai peluang sekaligus sebagai tantangan, media masa mendominasi agenda publik sedangkan masyarakat tidak memiliki sumber informasi alternatif sebagai pembanding, kecepatan informasi saat ini tidak dapat dibendung, saat terjadi suatu peristiwa besar informasi beredar serentak dan dapat membangkitkan interaksi di seluruh dunia. Realitas baru informasi sebagai akibat revolusi Teknologi Informasi, dimana publik menjadi konsumen (new getter) sekaligus produsen (news maker) informasi dan batas ruang publik dengan ruang private menjadi kabur, untuk itu diharapkan KIM sebagai agen pembaharuan dilingkungannya.

Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat dalam hal ini diwakili oleh Kepala Biro Humas Setda Prov. Sumbar Irwan. S.Sos. MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa KIM awalnya adalah Kelompencapir (kelompok pendengar, pembaca dan pirsawan) dimana kegiatan ini dimasa Orde Baru sangat efektif sekali perannya dalam penyelenggaraan pembangunan dikala itu. Pada saat ini peran KIM diharapkan lebih dari pada peran Kelompencapir ini, dimana KIM dapat berfungsi sebagai sarana informasi masyarakat tentang semua aspek kehidupan. KIM diharapkan dapat pula memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat terutama sekali dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari, artinya KIM dapat menambah taraf kesejahteraan masyakat banyak melalui penyerapan informasi yang ada dilingkungan mereka sendiri.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Komunikasi Informasi Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat, dan setiap Kabupaten dan Kota juga mengikutsertakan perwakilan KIM nya, sebagaimana dilaporkan oleh ketua Panitia yang juga Kepala Bagian Analisa Media Masa Syahrul Gian. SE. MM dan biaya dari kegiatan ini berasal dari APBD Pemerintah provinsi Sumatera barat tahun anggaran 2014 imbuh Syahrul menutup laporannya. By. Akral