Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah, Pemprov Sumbar Bentuk Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan se-Sumatera Barat
Berita OPD Dedi Oscar Adams, M.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 28 Oktober 2026 17:19:26 WIB
Batusangkar, 26 Oktober 2026 — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama pemerintah kabupaten/kota memperkuat koordinasi dan sinergi pembangunan daerah melalui pembentukan Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan se-Sumatera Barat. Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk membangun wadah koordinasi lintas wilayah, memperkuat komunikasi antarpemerintah daerah, serta mendorong efektivitas pelaksanaan pembangunan di Sumatera Barat.
Pembentukan forum tersebut ditandai dengan kegiatan Penguatan Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan se-Sumatera Barat yang berlangsung di Gedung Indojolito, Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, pada Senin, 26 Oktober 2026. Gedung bersejarah yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Tanah Datar tersebut menjadi tempat berlangsungnya kesepakatan untuk memperkuat koordinasi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah kabupaten/kota.
Forum ini digagas melalui koordinasi Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat bersama Bagian Administrasi Pembangunan kabupaten/kota. Gagasan tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan wadah koordinasi yang dapat mempertemukan Asisten Perekonomian dan Pembangunan beserta perangkat daerah yang berada dalam lingkup koordinasinya, sehingga berbagai persoalan pembangunan dapat dibahas secara lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, S.K.M., M.K.M., mengapresiasi inisiatif pembentukan forum tersebut sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan. Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar Abdurrahman Hadi, S.STP., M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat, serta para Asisten Perekonomian dan Pembangunan kabupaten/kota se-Sumatera Barat yang didampingi kepala bagian administrasi pembangunan masing-masing daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tanah Datar menyambut positif pembentukan forum sebagai sarana untuk memperkuat pertukaran informasi, membangun komunikasi yang lebih intensif, serta menyelaraskan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah. Menurutnya, koordinasi yang efektif menjadi penting mengingat luasnya cakupan tugas dan tanggung jawab Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Keberadaan forum ini diharapkan mampu mendorong penyelesaian berbagai persoalan pembangunan melalui diskusi dan pertukaran pengalaman antardaerah, sekaligus memperkuat sinergi kebijakan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian bersama adalah pelaksanaan program Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Tahun 2026.
Koordinasi diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran, terutama dalam mendukung kebutuhan pembangunan serta penanganan dampak bencana di Sumatera Barat yang memiliki kerawanan terhadap bencana alam. Pada kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat juga membahas perkembangan pelaksanaan pembangunan daerah serta evaluasi terhadap realisasi TKD Tambahan Tahun 2026.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah untuk memastikan forum dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan, yaitu: 1. Menetapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi, S.Hut., M.Si., sebagai Ketua Forum Koordinasi Asisten Perekonomian dan Pembangunan se-Sumatera Barat. 2. Menetapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Padang Pariaman sebagai Sekretaris Forum. 3. Menyelenggarakan pertemuan forum secara berkala setiap tiga bulan sekali guna menjaga kesinambungan koordinasi dan evaluasi. 4. Membentuk grup komunikasi melalui WhatsApp sebagai sarana pertukaran informasi dan koordinasi antar anggota forum. 5. Menetapkan target realisasi fisik pelaksanaan pembangunan pada akhir Tahun Anggaran 2026 sebesar 100 persen.
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi penguatan koordinasi yang tidak hanya berlangsung dalam forum pertemuan, tetapi juga diwujudkan melalui komunikasi rutin, pemantauan progres, dan tindak lanjut terhadap berbagai persoalan pembangunan di masing-masing daerah. Dilanjutkan dengan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Triwulan III Sebagai tindak lanjut dari penguatan koordinasi antar asisten,
Kegiatan dilanjutkan pada hari berikutnya, Selasa, 27 Oktober 2026, dengan Rapat Evaluasi Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Kabupaten/Kota Triwulan III. Rapat ini membahas sejumlah agenda strategis, meliputi TKD Tambahan Tahun 2026, Dana Alokasi Khusus (DAK), Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan (Dekon/TP), serta Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKK).
Rapat dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar selaku tuan rumah, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota, khususnya unsur bagian administrasi pembangunan dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Untuk mendukung pembahasan, rapat menghadirkan narasumber yakni Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Bayu Setiawan Yuniarto, S.E., M.S.E serta Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Barat, Etris Dsem, S.STP, M.Si. Dalam forum tersebut, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan kabupaten/kota juga diminta memaparkan perkembangan pelaksanaan pembangunan di daerah masing-masing.
Evaluasi ini menjadi bagian penting dari upaya pengendalian pelaksanaan pembangunan, terutama dalam mengidentifikasi kendala, mempercepat penyelesaian kegiatan, dan mengoptimalkan penyerapan anggaran menjelang akhir tahun anggaran. Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Dr. Ria Wijayanty, S.T, M.Si,. selaku penyelenggara berharap rangkaian kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat komitmen dalam menyelesaikan program pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan.
Dengan koordinasi yang semakin intensif dan evaluasi yang berkelanjutan, seluruh pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan sisa waktu pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 secara optimal, mempercepat penyelesaian kegiatan yang masih berjalan, serta memastikan anggaran yang telah dialokasikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pembentukan Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan se-Sumatera Barat diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan formal, tetapi berkembang menjadi wadah koordinasi yang aktif, responsif, dan berorientasi pada hasil, demi terwujudnya pembangunan daerah yang lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan di Sumatera Barat.
Berita Terkait Lainnya :
- Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kehutanan Provinsi Sumatera Barat
- Pengembangan Kerapu di Sumatera Barat
- Pengembangan Kerapu di Sumatera Barat
- Peningkatan Pengembangan Kualitas Teknis dan Wawasan SDM Pengelola Perpustakaan dan Kearsipan se-Sumatera Barat
- Potensi Mengembangkan Tanaman Gaharu Provinsi Sumatera Barat