Peringatan Hari Santri 2026: Wagub Vasko Ajak Santri Kuasai IPTEK Menuju Indonesia Emas

Peringatan Hari Santri 2026: Wagub Vasko Ajak Santri Kuasai IPTEK Menuju Indonesia Emas

Berita Utama Andika, S.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 22 Oktober 2026 15:19:05 WIB


PADANG — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengajak para santri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta terus berinovasi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Provinsi Sumbar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Padang, Kamis (22/10/2026).

 

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh ratusan santri, alim ulama, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumbar.

 

Membacakan amanat Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, Wagub Vasko menyampaikan bahwa Hari Santri merupakan momentum untuk mengenang sejarah panjang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia melalui Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Semangat juang tersebut kini perlu dilanjutkan melalui pengabdian dan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

 

Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya peran santri dalam menjawab tantangan zaman. Jika dahulu santri berjuang mengangkat senjata, kini perjuangan diteruskan melalui penguasaan IPTEK, inovasi, dan peningkatan kualitas diri tanpa mengabaikan akhlak mulia.

 

“Santri tidak boleh merasa kecil atau membatasi diri. Santri dapat menjadi apa pun, selama terus belajar dengan sungguh-sungguh dan mengabdikan ilmunya untuk kemajuan bangsa Indonesia,” tegas Vasko.

 

Ia menambahkan, pesantren memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter bangsa melalui pendidikan, pembentukan moral, penanaman jiwa kemandirian, dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap para santri dapat tampil sebagai pelopor kemajuan IPTEK, penjaga persatuan, penggerak ekonomi, hingga sahabat bagi lingkungan.

 

“Hari Santri bukan hanya milik santri, pesantren, atau umat Islam semata, melainkan milik seluruh bangsa Indonesia yang menghargai sejarah perjuangan, menjunjung tinggi persatuan, dan mencintai tanah air,” tambahnya.

 

Rangkaian peringatan HSN 2026 di Sumbar ini juga dimeriahkan dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah pesantren berprestasi. Apresiasi diberikan untuk kategori pesantren dengan jumlah pengiriman santri terbanyak ke Timur Tengah, pesantren dengan kemandirian ekonomi, pesantren paling responsif berbasis aplikasi, hingga pesantren yang aktif dalam program inkubasi wakaf.

 

Selain itu, Baznas turut menyalurkan bantuan kepada ratusan santri di Kota Padang guna mendukung keberlanjutan pendidikan dan kesejahteraan mereka.

 

Melalui momentum Peringatan Hari Santri 2026, santri di Sumatera Barat diharapkan semakin siap menghadapi dinamika zaman modern dengan tetap teguh memegang tradisi pesantren dan nilai-nilai keislaman demi melahirkan generasi unggul yang berilmu dan berakhlak mulia. (dik/Diskominfotik Sumbar)