Gubernur Mahyeldi Apresiasi Prestasi Kontingen Sumbar di PESONAS II, Raih 41 Medali dan Emas Sepak Bola

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Prestasi Kontingen Sumbar di PESONAS II, Raih 41 Medali dan Emas Sepak Bola

Berita Utama Dedi Oscar Adams, M.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 18 Oktober 2026 13:42:30 WIB


KUPANG, NTT — Kontingen Sumatera Barat menunjukkan prestasi membanggakan pada Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Sabtu (17/10/2026), Sumbar mengoleksi 41 medali, terdiri atas 11 emas, 22 perak, dan 8 perunggu, sekaligus menempati peringkat kelima klasemen sementara perolehan medali.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, yang hadir di Kupang untuk memberikan dukungan kepada para atlet bertalenta khusus. Kehadiran gubernur menjadi bentuk dukungan dan penghargaan atas perjuangan kontingen Sumbar yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Bangga dengan prestasi yang diraih para atlet. Hendaknya ini menjadi kebanggaan dan kegembiraan dalam pesta PESONAS II di Kupang ini. Sejatinya, ini adalah pesta bagi mereka yang memiliki hambatan intelektual,” ujar Mahyeldi di hadapan para atlet.

Salah satu pencapaian yang mencuri perhatian datang dari cabang olahraga (cabor) futsal. Tim Sumbar tampil impresif sejak awal kompetisi hingga partai final dengan catatan tidak terkalahkan. Pada laga puncak, Sumbar berhasil menundukkan Jawa Barat dengan skor 3-1 sekaligus memastikan medali emas.

Dominasi Sumbar juga terlihat pada cabor tenis meja. Rusdi berhasil meraih medali emas pada nomor tunggal putra, sementara Metri menyumbangkan medali perak pada tunggal putri. Keduanya kembali berpasangan di nomor ganda campuran dan sukses membawa pulang medali perunggu. Mahyeldi turut hadir menyaksikan pencapaian tersebut sekaligus mengalungkan medali kepada para atlet berprestasi.

Tambahan medali juga datang dari sejumlah cabang olahraga lainnya. Pada atletik kategori High Ability, Yulianriko dan Lailatul Andira masing-masing menyumbangkan medali melalui nomor tolak peluru putra dan lempar roket putri. Tim estafet putri Sumbar turut meraih medali perunggu pada nomor 4 x 100 meter, sedangkan Lutfia Mardatillah menyumbangkan medali perak dari cabang senam ritmik.

Sementara itu, cabang renang menjadi salah satu penyumbang medali penting bagi kontingen Sumbar dengan raihan enam emas, sembilan perak, dan enam perunggu. Capaian tersebut memperkuat posisi Sumbar dalam persaingan klasemen sementara PESONAS II.

Mahyeldi hadir didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Fuadi, Kepala Dinas Sosial Saifullah, serta Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumbar Fauzan Zainoen.

Sementara itu, Ketua Rombongan Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumbar, Ummi Harneli, bersama Kepala Dispora Sumbar Tasliatul Fuadi, turut mendampingi dan memberikan semangat kepada para atlet selama pertandingan berlangsung.

Menurut Mahyeldi, PESONAS bukan semata-mata ajang untuk mengejar medali, melainkan kesempatan bagi atlet dengan hambatan intelektual untuk menunjukkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan merasakan kegembiraan melalui olahraga.

Ia berharap para atlet tidak hanya mampu menampilkan kemampuan terbaik di arena pertandingan, tetapi juga membawa energi positif bagi masyarakat di sekitarnya. Prestasi yang diraih di Kupang diharapkan semakin memperkuat semangat inklusivitas serta membuka ruang yang lebih luas bagi atlet bertalenta khusus untuk berkembang dan berprestasi.

PESONAS II diikuti 22 provinsi dengan total 1.128 atlet yang bertanding dalam tujuh cabang olahraga, yakni sepak bola kelimaan, renang, senam ritmik, atletik, tenis meja, bulu tangkis, dan bocce. Kontingen SOIna Sumbar sendiri mengirimkan 30 atlet untuk berlaga pada enam cabang olahraga.

Ajang yang digelar setiap empat tahun ini menjadi wadah apresiasi bagi atlet dengan hambatan intelektual sekaligus mendorong nilai inklusivitas dan sportivitas dalam olahraga nasional. PESONAS II juga menjadi bagian dari proses penjaringan atlet terbaik Indonesia untuk dipersiapkan menghadapi Special Olympics World Summer Games 2027 di Santiago, Cile.

Dengan raihan 41 medali dan keberhasilan meraih emas di cabang sepak bola kelimaan, kontingen Sumatera Barat menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Dukungan pemerintah daerah dan semangat para atlet menjadi modal penting untuk terus mengukir pencapaian sekaligus memperkuat olahraga yang inklusif di Sumatera Barat.(Ef-Phb/doa)