Penguatan Kesehatan Keluarga dan Lingkungan, TP PKK Sumbar Gelar Lokakarya Pokja IV

Penguatan Kesehatan Keluarga dan Lingkungan, TP PKK Sumbar Gelar Lokakarya Pokja IV

Berita Utama Satria Oki Sanjaya, S.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 06 Oktober 2026 16:11:21 WIB


PADANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Barat menggelar Lokakarya Pokja IV di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Selasa (06/10/2026). Mengusung tema "Penguatan Kesehatan Keluarga dan Lingkungan Menuju Indonesia Emas 2045", kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat peran keluarga dan kader dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta berkualitas.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, menegaskan besarnya tanggung jawab bersama dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.

"Betapa tingginya tanggung jawab kita semua untuk kesehatan keluarga dan masyarakat untuk Indonesia Emas 2045. Kita hadir di sini punya tanggung jawab mengedukasi ilmu kita kepada kawan-kawan di daerah," ungkap Ny. Harneli.

Ny. Harneli menekankan bahwa posisi PKK yang sangat dekat dengan masyarakat harus dimanfaatkan secara optimal melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor.

"PKK hadir sangat dekat dengan keluarga dan masyarakat. Saya ingin mengajak Pokja IV untuk bekerja sama dengan seluruh masyarakat, karena keberhasilan tidak hanya bisa dilakukan oleh satu orang, tapi harus kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, dr. Ermawati, SpOG, menyampaikan bahwa kegiatan orientasi dan lokakarya ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam serta kesempatan bagi para pengurus dan kader untuk mengimplementasikan program keluarga sehat secara menyeluruh.

"Penguatan kesehatan keluarga dan lingkungan menuju Indonesia sehat 2045 membutuhkan masyarakat yang memiliki pengetahuan, kesempatan, serta memahami program keluarga sehat dan menjaga lingkungan yang bersih dan sehat," ujar dr. Ermawati.

Ia menambahkan bahwa peran ibu sangat vital dalam menggerakkan pola hidup sehat di tengah-tengah keluarga, sehingga hasil kegiatan ini dipastikan akan berdampak langsung hingga ke tingkat paling bawah.

"Supaya ibu bisa menggerakkan keluarga untuk merencanakan dan menjalankan hidup sehat. Kita menyusun program keluarga sehat hingga nagari nantinya. Hasil lokakarya tidak hanya untuk kita, tapi program-programnya akan diselenggarakan hingga tingkat nagari," pungkas dr. Ermawati.

Kegiatan lokakarya ini diisi dengan berbagai materi strategis dari narasumber terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, BKKBN, Dinas Lingkungan Hidup, serta penyampaian Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Unggulan Pokja IV Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana. Acara diakhiri dengan penandatanganan dan perumusan kesepakatan bersama untuk pelaksanaan program di tingkat nagari. (sat/diskominfotik sumbar)