Peringati Harkitnas, Gubernur Mahyeldi Sentil Kreator Konten: Patuhi Etika, Stop Hoaks
Berita Utama Havina Mirsya \'afra, S. Sos.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 20 Mei 2026 11:38:36 WIB
PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menekankan pentingnya perlindungan anak di jagat maya pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118. Isu ini menjadi sorotan utama di tengah masifnya penggunaan media sosial oleh generasi muda dan ancaman konten negatif.
Pesan tersebut ditegaskan oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi, saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid, dalam upacara peringatan Harkitnas di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (20/5/2026).
Dalam sambutan bertema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” tersebut, Mahyeldi menyampaikan bahwa kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun merupakan langkah konkret pemerintah. Kebijakan ini bertujuan menciptakan ruang digital yang aman dan sesuai dengan tumbuh kembang anak.
"Perlindungan anak di ruang digital menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas generasi penerus bangsa di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi," ujar Mahyeldi mengutip sambutan Menkomdigi.
Gubernur juga mengingatkan bahwa kebijakan tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa pengawasan bersama. Ia meminta orang tua, guru, dan tokoh masyarakat untuk memperketat literasi serta pengawasan digital di lingkungan masing-masing.
"Kepada para orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat di Sumbar, betul-betul ini dilaksanakan dan diawasi," tegasnya.
Selain proteksi terhadap anak, Mahyeldi menyentil maraknya penyebaran hoaks dan konten negatif di media sosial. Ia meminta para kreator konten di Sumbar untuk memproduksi informasi secara bertanggung jawab dan mematuhi etika publik.
"Kepada pihak yang menyajikan konten, tolong ikuti aturan dan patuhi etika. Gunakan media untuk hal positif, jangan menggunakan kata-kata kotor," kata Mahyeldi.
Momentum Harkitnas ke-118 ini menjadi refleksi bersama bahwa kebangkitan bangsa tidak lagi sekadar soal pembangunan fisik, melainkan juga kedaulatan di ruang digital. Pemerintah daerah pun mengajak seluruh elemen masyarakat Sumbar untuk bahu-membahu menciptakan ekosistem digital yang sehat dan bermanfaat bagi masa depan generasi muda. (hm/Diskominfotik Sumbar)
Berita Terkait Lainnya :
- Peringati Harkitnas 2018, Pemprov Sumbar Lakukan Tabur Bunga di TMP Lolong Padang
- Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Gubernur Sumbar Bentuk Komunitas Plogging
- Pelepasan ke Istana Gubernur, Pemko Padang Arak Mahyeldi dengan Kereta Kencana
- Pengurus Forwana Sumbar Dikukuhkan, Gubernur Mahyeldi Pesan Optimalkan Dana Desa Untuk Kesejahteraan Nagari
- Dari Lampu Jalan Hingga Bandara, Gubernur Mahyeldi Dengar Curhat Warga Gadut