Akselerasi Digitalisasi Pedesaan: Strategi Diskominfotik Sumbar Dukung 10 Nagari Creative Hub
Berita Utama Dedi Oscar Adams, M.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 12 Mei 2026 09:27:00 WIB
SAWAHLUNTO – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Sumatera Barat, Eko Faisal, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong digitalisasi nagari/pedesaan. Hal ini disampaikannya saat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sekolah Lapangan Nagari/Desa Creative Hub yang bertempat di Nagari Sikalang, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Senin (11/5/2026).
Acara yang mengusung tema "Membangun Nagari Mandiri, Inovatif, Berdaya Saing, dan Kemajuan Ekraf Berbasis Digitalisasi" ini bertujuan untuk membekali perangkat nagari dan pelaku ekonomi kreatif lokal agar mampu bersaing di era digital.
Dalam paparannya, Eko Faisal merinci sejumlah langkah konkret yang telah dan akan disiapkan oleh Diskominfotik Sumbar untuk menyokong ekosistem Creative Hub di tingkat nagari.
Dukungan tersebut meliputi infrastruktur hingga sistem manajemen data, antara lain layanan penyediaan aplikasi, berupa fasilitasi kebutuhan sistem informasi yang terintegrasi untuk mempermudah tata kelola administrasi dan promosi potensi nagari.
Selain itu juga ada layanan penyediaan dashboard, yakni memberikan alat pemantauan data yang akurat bagi perangkat nagari dalam mengambil kebijakan berbasis data (data-driven policy).
Kemudian, akses internet broadband, untuk memastikan konektivitas yang stabil guna menunjang aktivitas digital masyarakat.
Terakhir, Penyediaan internet gratis, berupa program bantuan titik akses internet bagi area publik di nagari untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan lainnya.
"Melalui dukungan ini kami berharap bagaimana infrastruktur digital ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi kreatif. Kami ingin 10 Nagari Creative Hub yang sudah ditetapkan di Sumbar menjadi nagari yang mandiri dan memiliki daya saing global melalui digitalisasi," ujar Eko Faisal di hadapan para peserta.
Sekolah lapangan ini diharapkan menjadi titik balik bagi Nagari Sikalang dan Sembilan nagari creative hub lainnya untuk bertransformasi menjadi pusat kreativitas desa. Dengan adanya dukungan teknis dari Diskominfotik, para pelaku ekraf di nagari diharapkan dapat memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal mereka.
Kegiatan yang berlangsung 11-13 Mei 2026 ini dihadiri oleh perwakilan dari 10 Nagari Creative Hub yang Sebagian besar para pemuda penggerak ekonomi kreatif yang antusias mendalami materi digitalisasi pedesaan.(doa/Diskominfotik Sumbar)