Edukasi Gerhana Bulan Total, Lunar Fest 2026 Hadirkan Pengamatan dan Literasi Sains
Berita Utama Havina Mirsya \'afra, S. Sos.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 03 Maret 2026 23:02:36 WIB
PADANG – Komunitas Astronomi Sumatera Barat bekerja sama dengan BMKG Padang Panjang menggelar pengamatan Gerhana Bulan Total bertajuk Lunar Fest 2026 di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Selasa (03/03/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini menghadirkan pengamatan langsung serta edukasi astronomi bagi masyarakat umum.
Ratusan warga memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pengamatan menggunakan 10 unit teleskop, live view gerhana bulan total, hingga pojok diskusi dan literasi sains. Panitia juga menghadirkan astro photobooth serta pameran astrofotografi sebagai sarana edukasi visual bagi pengunjung.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Padang Panjang, Suaidi, menjelaskan bahwa warna merah yang muncul saat fase total merupakan fenomena optik akibat hamburan cahaya matahari oleh atmosfer bumi.
“Warna merah di gerhana itu adalah akibat dari hamburan cahaya matahari. Sebenarnya yang kita lihat di bulan itu adalah bayangan bumi,” ujarnya saat memberikan penjelasan di lokasi pengamatan.
Ia menerangkan, secara teknis gerhana terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus. Puncak gerhana secara nasional berlangsung pukul 18.33 WIB, namun di Sumatera Barat baru dapat diamati sekitar pukul 19.00 WIB karena faktor geografis.
“Karena berhadapan dengan Bukit Barisan, kita bisa melihat di jam 19.00. Puncak gerhananya sudah selesai, tapi masih gerhana bulan. Nanti selesainya itu jam 21.44,” jelasnya.
Sementara itu, Humas Komunitas Astronomi Sumbar, Wahda, menyebut Lunar Fest menjadi agenda rutin komunitas dalam mendekatkan sains kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Tujuan utamanya adalah kita melakukan edukasi sains kepada masyarakat, di mana astronomi ini sangat banyak digemari oleh anak-anak dan Gen Z sekarang,” ungkapnya.
Melalui pengalaman observasi langsung dan ruang literasi yang disediakan, penyelenggara berharap masyarakat semakin memahami fenomena gerhana bulan secara ilmiah serta menumbuhkan minat terhadap kajian astronomi. (hm/Diskominfotik Sumbar)
Berita Terkait Lainnya :
- Dirjen Tanaman Pangan Hadiri Deklarasi Kecamatan PHT di Baso
- Perda Provinsi Sumatera Barat No 7 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Panas Bumi
- Informasi berjalan cepat, aktual, serentak dan interaktif
- Perpanjangan Penerimaan Tambahan Tenaga Satuan Pengamanan dan Sopir Kantor
- Polda Sumbar Fokuskan Pengamanan Pilkada di Perbatasan