Konektivitas Sumbar Menguat: Starlink Salurkan ke 72 titik Fokus Pemulihan Bencana

Konektivitas Sumbar Menguat: Starlink Salurkan ke 72 titik Fokus Pemulihan Bencana

Berita Utama Rina Yuli Hefni, S.ST.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 14 Desember 2025 18:51:12 WIB


PADANG – Upaya pemulihan dan peningkatan konektivitas di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) mendapatkan dorongan signifikan melalui distribusi bantuan akses internet satelit Starlink. Bantuan ini disalurkan dalam dua tahap utama, mencakup total 72 titik lokasi di berbagai kabupaten dan kota, dengan fokus pada penguatan komunikasi dan daerah terdampak bencana. Bantuan ini merupakan sinergi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pada tahap pertama, (Komdigi) Republik Indonesia menyalurkan total 32 titik akses Starlink yang tersebar di sembilan wilayah. Bantuan ini difokuskan untuk mendukung kebutuhan komunikasi di lokasi-lokasi strategis. Wilayah penerima tahap pertama meliputi: Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok, Kota Padang Panjang, Kita Padang, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Tahap kedua, yang merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menambah 40 titik akses Starlink. Bantuan ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana di tingkat lokal dan provinsi. Bantuan ini disebar di Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Pariaman.

Secara keseluruhan, bantuan Starlink ini mencakup total 72 titik yang akan sangat membantu dalam memastikan kelancaran koordinasi antarinstansi, terutama di daerah-daerah terpencil atau yang infrastruktur telekomunikasinya rentan terputus akibat bencana.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar yang diwakili oleh Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika, melalui keterangannya, Minggu (14/12/2025), menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan dari kedua lembaga pusat ini.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan yang disalurkan oleh Komdigi RI pada Tahap I dan BNPB pada Tahap II ini. Dukungan ini sangat vital dalam memperkuat infrastruktur komunikasi dan kesiapsiagaan kita di tengah tantangan geografis Sumbar,” ujar Lizda

Menurut Lizda internet satelit Starlink ditujukan untuk daerah yang terdampak bencana dan mengalami gangguan sinyal telekomunikasi serta mempermudah daerah tersebut update data kebencanaan.

Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh daerah-daerah penerima, terutama dalam meningkatkan layanan publik dan respons cepat terhadap kondisi darurat.

"Kami berharap Starlink ini menjadi solusi cepat untuk mengatasi tantangan konektivitas, khususnya saat kita dihadapkan pada situasi pascabencana. Akses internet yang stabil adalah kunci untuk mempercepat pemulihan dan penyaluran bantuan," sebut Lizda.

Pemerintah Provinsi Sumbar akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota penerima untuk memastikan pemasangan dan pemanfaatan perangkat Starlink dapat berjalan efektif dan optimal guna meningkatkan layanan publik dan respon cepat terhadap kondisi darurat diseluruh wilayah.(ryh/DiskominfotikSumbar)