Info Covid-19 Sumbar, Selasa 26 Januari 2021

Info Covid-19 Sumbar, Selasa 26 Januari 2021

Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 26 Januari 2021 18:36:38 WIB


Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat

 

Selasa, 26 Januari 2021

 

Total sampai hari ini telah 26.507 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 34 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 123 orang, sehingga total sembuh 24.356 orang

 

Spesimen sampai hari ini:

  • Jumlah Spesimen Diperiksa 508.756
  • Jumlah Orang Diperiksa: 356.000

 

Positivity Rate (PR): 7,45%

 

Total 26.507 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

  • Dirawat di berbagai rumah sakit 277 orang (1,05%)
  • Isolasi mandiri 1216 orang (4,59%)
  • Isolasi Provinsi 1 orang (0%)
  • Isolasi Kab/ Kota 68 orang (0,26%)
  • Meninggal dunia 589 orang (2,22%)
  • Sembuh 24.356 orang (91,89%)

 

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 2196 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 1931 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 265 sample), terkonfirmasi tambahan 34 (tiga puluh empat) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 123 orang meninggal bertambah 3 orang.

 

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 34 orang dengan rincian:

1. Kota Padang 7 orang

2. Kota Bukittinggi 5 orang

3. Kota Payakumbuh 3 orang

4. Kabupaten Pasaman 1 orang

5. Kabupaten Agam 8 orang

6. Kabupaten Limapuluh Kota 4 orang

7. Kabupaten Solok 1 orang

8. Kabupaten Tanah Datar 1 orang

9. Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang

10. Kabupaten Solok Selatan 3 orang

 

Pasien sembuh sebanyak 123 orang, dengan rincian:

1. Kota Padang 63 orang

2. Kota Padang Panjang 1 orang

3. Kota Payakumbuh 1 orang

4. Kota Solok 13 orang

5. Kabupaten Pasaman 1 orang

6. Kabupaten Agam 3 orang

7. Kabupaten Solok 2 orang

8. Kabupaten Tanah Datar 2 orang

9. Kabupaten Sijunjung 1 orang

10. Kabupaten Pesisir Selatan 12 orang

11. Kabupaten Kep. Mentawai 2 orang

12. Kabupaten Dharmasraya 17 orang

13. Kabupaten Solok Selatan 5 orang

 

Meninggal dunia sebanyak 3 orang, dengan rincian:

1. Kabupaten Agam 1 orang.

2. Kabupaten Pesisir Selatan 2 orang.

 

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Selasa 26 Januari 2021:

  • Kasus Suspek dengan total 334 orang
  • Dirawat sebanyak 112 orang
  • Isolasi mandiri sebanyak 222 orang

 

Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Selasa 26 Januari 2021:

 

1. Kota Padang

  • Total positif 13.355 orang
  • Meninggal 271 orang (2.03)
  • Sembuh 12.824 orang (96.02) 

 

2. Kota Pariaman

  • Total positif 542 orang
  • Meninggal 16 orang (2.95)
  • Sembuh 508 orang (93.73)

 

3. Kabupaten Sijunjung

  • Total positif 769 orang
  • Meninggal 19 orang (2.47)
  • Sembuh 718 orang (93.37)

 

4. Kabupaten Padang Pariaman

  • Total positif 1.059 orang
  • Meninggal 39 orang (3.68)
  • Sembuh 986 orang (93.11)

 

5. Kota Padang Panjang

  • Total positif 796 orang
  • Meninggal 17 orang (2.14)
  • Sembuh 725 orang (91.08) 

 

6. Kabupaten Dharmasraya

  • Total positif 519 orang
  • Meninggal 7 orang (1.35)
  • Sembuh 470 orang (90.56)

 

7. Kabupaten Solok

  • Total positif 747 orang
  • Meninggal 18 orang (2.41)
  • Sembuh 674 orang (90.23)

 

8. Kabupaten Pasaman Barat

  • Total positif 497 orang
  • Meninggal 31 orang (6.24)
  • Sembuh 440 orang (88.53)

 

9. Kota Solok

  • Total positif 584 orang
  • Meninggal 14 orang (2.40)
  • Sembuh 515 orang (88.18)

 

10. Kabupaten Agam

  • Total positif 1.796 orang
  • Meninggal 32 orang (1.78)
  • Sembuh 1.579 orang (87.92)

 

11. Kota Bukittinggi

  • Total positif 1.035 orang
  • Meninggal 18 orang (1.74)
  • Sembuh 910 orang (87.92) 

 

12. Kabupaten Pesisir Selatan

  • Total positif 1.073 orang
  • Meninggal 27 orang (2.52)
  • Sembuh 942 orang (87.79)

 

13. Kota Sawahlunto

  • Total positif 381 orang
  • Meninggal 6 orang (1.57)
  • Sembuh 333 orang (87.40)

 

14. Kabupaten Solok Selatan

  • Total positif 347 orang
  • Meninggal 4 orang (1.15)
  • Sembuh 296 orang (85.30) 

 

15. Kota Payakumbuh

  • Total positif 724 orang
  • Meninggal 9 orang (1.24)
  • Sembuh 616 orang (85.08)     

 

16. Kabupaten Pasaman

  • Total positif 319 orang
  • Meninggal 11 orang (3.45)
  • Sembuh 265 orang (83.07)           

 

17. Kabupaten Limapuluh Kota

  • Total positif 472 orang
  • Meninggal 15 orang (3.18)
  • Sembuh 383 orang (81.14)      

 

18. Kabupaten Tanah Datar

  • Total positif 1.101 orang
  • Meninggal 35 orang (3.18)
  • Sembuh 866 orang (78.66)           

 

19. Kabupaten Kep. Mentawai

  • Total positif 391 orang
  • Meninggal 0 orang (0.00)
  • Sembuh 306 orang (78.26) 

 

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-46 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 24 Januari 2021 sampai tanggal 30 Januari 2021, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

 

ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)

TIDAK ADA

 

 ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)

1. Kota Payakumbuh (skor 2,40)

2. Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,40)

3. Kota Sawahlunto (skor 2,39)

4. Kabupaten Sijunjung (skor 2,36)

5. Kabupaten Pasaman (skor 2,35)

6. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,33)

7. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,29)

8. Kabupaten Agam (skor 2,21)

9. Kota Padang Panjang (skor 2,18)

 

Catatan:

Yang paling rendah skornya itu adalah Kota Padang Panjang. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi. 

 

ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)

1. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,54)

2. Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,54)

3. Kabupaten Solok (skor 2,50)

4. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,48)

5. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,45)

6. Kota Solok (skor 2,45)

7. Kota Pariaman (skor 2,43)

8. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,43)

9. Kota Padang (skor 2,42)

10. Kota Bukittinggi (skor 2,41)

 

Melihat skor diatas, pada minggu ke 45 pandemi covid-19 di Sumbar, Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Padang Pariaman memiliki skor terbaik. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar. 

 

 ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS

TIDAK ADA

(Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)

Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-46 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.

 

Catatan:

Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

 

Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:

1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif

8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP

9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk

10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk

11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)

12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu

13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)

14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19

15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.

 

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.  

 

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.

 

Terima kasih,

 

 

 

Jasman Rizal

Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar