Info Covid-19 Sumbar, Sabtu 26 Desember 2020

Info Covid-19 Sumbar, Sabtu 26 Desember 2020

Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 26 Desember 2020 17:40:59 WIB


Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat

 

Sabtu, 26 Desember 2020

 

Total sampai hari ini telah 23.045 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 75 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 90 orang, sehingga total sembuh 21.109 orang

 

Spesimen sampai hari ini:

  • Jumlah Spesimen Diperiksa: 421.052
  • Jumlah Orang Diperiksa: 296.499

 

Positivity Rate (PR): 7,77%

 

Total 23.045 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

  • Dirawat di berbagai rumah sakit 300 orang (1,30%)
  • Isolasi mandiri 981 orang (4,26%)
  • Isolasi Provinsi 32 orang (0,14%)
  • Isolasi Kab/ Kota 113 orang (0,49%)
  • Meninggal dunia 510 orang (2,21%)
  • Sembuh 21.109 orang (91,60%)

 

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 743 sample yang terperiksa dari Lab. Fak. Kedokteran Unand, terkonfirmasi tambahan 75 (tujuh puluh lima) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 90 orang dan meninggal dunia bertambah 2 orang

 

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 75 orang dengan rincian:

 

1. Kota Padang 24 orang

2. Kota Bukittinggi 2 orang

3. Kota Payakumbuh 1 orang

4. Kota Solok 1 orang

5. Kabupaten Pasaman 1 orang

6. Kabupaten Padang Pariaman 11 orang

7. Kabupaten Solok 8 orang

8. Kabupaten Tanah Datar 1 orang

9. Kabupaten Sijunjung 11 orang

10. Kabupaten Pesisir Selatan 3 orang

11. Kabupaten Kep. Metawai 4 orang

12. Kota Pariaman 1 orang

13. Kabupaten Dharmasraya 1 orang

14. Kabupaten Solok Selatan 6 orang

 

Pasien sembuh sebanyak 90 orang, dengan rincian:

1. Kota Padang 34 orang

2. Kota Padang Panjang 1 orang

3. Kota Solok 1 orang

4. Kabupaten Padang Pariaman 1 orang

5. Kabupaten Agam 1 orang

6. Kabupaten Solok 8 orang

7. Kabupaten Tanah Datar 10 orang

8. Kabupaten Sijunjuang 23 orang

9. Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang

10. Kota Pariaman 1 orang

11. Kabupaten Pasaman Barat 7 orang

12. Kabupaten Solok Selatan 2 orang

 

Meninggal dunia sebanyak 2 orang, dengan rincian:

1. Kota Padang 1 orang

2. Kota Padang Panjang 1 orang

 

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Sabtu 26 Desember 2020:

  • Kasus Suspek dengan total 304 orang
  • Dirawat sebanyak 82 orang
  • Isolasi mandiri sebanyak 222 orang

 

Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Sabtu 26 Desember 2020:

 

1. Kab. Agam 

  • Total positif 1.500 orang
  • Meninggal 26 orang (1,7%)
  • Sembuh 1.420 orang (94,7%)

 

2. Kota Padang

  • Total positif 12.252 orang
  • Meninggal 252 orang (2,1%)
  • Sembuh 11.581 orang (94,5%) 

 

3. Kota Payakumbuh

  • Total positif 586 orang
  • Meninggal 9 orang (1,5%)
  • Sembuh 553 orang (94,4%) 

 

4. Kota Padang Panjang

  • Total positif 664 orang
  • Meninggal 9 orang (1,4%)
  • Sembuh 609 orang (91,7%) 

 

5. Kota Pariaman 

  • Total positif 500 orang
  • Meninggal 16 orang (3,2%)
  • Sembuh 458 orang (91,6%) 

 

6. Kab. Pasaman Barat

  • Total positif 413 orang
  • Meninggal 21 orang (5,1%)
  • Sembuh 376 orang (91,0%) 

 

7. Kota Bukittinggi

  • Total positif 902 orang
  • Meninggal 16 orang (1,8%)
  • Sembuh 815 orang (90,4%) 

 

8. Kab. Limapuluh Kota

  • Total positif 391 orang
  • Meninggal 15 orang (3,8%)
  • Sembuh 351 orang (89,8%) 

 

9. Kab. Dharmasraya

  • Total positif 416 orang
  • Meninggal 5 orang (1,2%)
  • Sembuh 369 orang (88,7%) 

 

10. Kota Sawahlunto

  • Total positif 289 orang
  • Meninggal 6 orang (2,1%)
  • Sembuh 256 orang (88,6%) 

 

11. Kab. Kep. Mentawai

  • Total positif 247 orang
  • Meninggal 0 orang (0%)
  • Sembuh 214 orang (88,6%)

 

12. Kab. Pasaman  

  • Total positif 237 orang
  • Meninggal 7 orang (2,9%)
  • Sembuh 209 orang (88,2%) 

 

13. Kab. Padang Pariaman 

  • Total positif 962 orang
  • Meninggal 34 orang (3,5%)
  • Sembuh 841 orang (87,4%) 

 

14. Kab. Sijunjung 

  • Total positif 588 orang
  • Meninggal 17 orang (2,9%)
  • Sembuh 509 orang (86,6%) 

 

15. Kab. Tanah Datar

  • Total positif 820 orang
  • Meninggal 25 orang (3,0%)
  • Sembuh 705 orang (85,9%) 

 

16. Kota Solok 

  • Total positif 467 orang
  • Meninggal 11 orang (2,4%)
  • Sembuh 389 orang (83,3%) 

 

17. Kab. Pesisir Selatan  

  • Total positif 930 orang
  • Meninggal 21 orang (2,3%)
  • Sembuh 763 orang (82,0%) 

 

18. Kab. Solok 

  • Total positif 600 orang
  • Meninggal 17 orang (2,8%)
  • Sembuh 473 orang (78,8%) 

 

19. Kab. Solok Selatan

  • Total positif 281 orang
  • Meninggal 3 orang (0,4%)
  • Sembuh 218 orang (77,6%) 

 

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-41 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal  20 Desember 2020 sampai tanggal 26 Desember 2020, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

 

ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)

-

 

 ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)

1. Kota Padang (skor 2,37)

2. Kota Pariaman (skor 2,37)

3. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,34)

4. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,30)

5. Kabupaten Agam (skor 2,28)

6. Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,27)

7. Kabupaten Pasaman (skor 2,25)

8. Kota Solok (skor 2,24)

9. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,23)

10. Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,20)

11. Kota Sawahlunto (skor 2,19)

12. Kabupaten Solok (skor 2,14)

 

Catatan:

Melihat skor diatas, pada minggu ke 39 pandemi covid-19 di Sumbar, Kota Padang dan Kota Pariaman hampir mendekati status zonasi kuning (resiko rendah). Ini menunjukkan bahwa Kota Padang dan Kota Pariaman berhasil menekan laju perkembangan covid-19 di daerahnya.

Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Solok dan Kota Sawahlunto. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi.

 

ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)

1. Kabupaten Sijunjung (skor 2,57)

2. Kota Payakumbuh (skor 2,57)

3. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,65)

4. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,54)

5. Kota Padang Panjang (skor 2,51)

6. Kota Bukittinggi (skor 2,48)

7. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,43)

 

Kabupaten Sijunjung dan Kota Payakumbuh mengalami peningkatan yang signifikan dalam mengatasi penyebaran covid-19 di minggu ke-40 pandemi di Sumatera Barat. Kabupaten Kepulauan Mentawai masih mempertahankan sebagai satu-satunya di Sumatera Barat yang belum ada kasus kematian di daerahnya. 

 

 ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS

-

 (Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)

Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-40 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.

 

Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:

1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif

8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP

9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk

10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk

11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)

12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu

13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)

14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19

15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.

 

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.  

 

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.

 

Terima kasih,

 

 

Jasman Rizal

Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar