Info Covid-19 Sumbar, Sabtu 19 Desember 2020

Info Covid-19 Sumbar, Sabtu 19 Desember 2020

Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 19 Desember 2020 19:14:03 WIB


Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat

 

Sabtu, 19 Desember 2020

 

Total sampai hari ini telah 22.312 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 134 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 125 orang, sehingga total sembuh 20.292 orang

 

Spesimen sampai hari ini:

Jumlah Spesimen Diperiksa: 406.734

Jumlah Orang Diperiksa: 287.146

 

Positivity Rate (PR): 7,77%

 

Total 22.312 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

  • Dirawat di berbagai rumah sakit 367 orang (1,64%)
  • Isolasi mandiri 1.060 orang (4,75%)
  • Isolasi Provinsi 39 orang (0,17%)
  • IsolasiKab/ Kota 66 orang (0,30%)
  • Meninggal dunia 488 orang (2,19%)
  • Sembuh 20.292 orang (90,95%)

 

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 3902 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 3796 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 107 sample), terkonfirmasi tambahan 134 (seratus tiga puluh tujuh) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 125 orang dan meninggal dunia bertambah 2 orang

 

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 134 orang dengan rincian:

1. Kota Bukittinggi 6 orang

2. Kota Solok 1 orang

3. Kota Padang 67 orang

4. Kota Padang Panjang 2 orang

5. Kota Pariaman 9 orang

6. Kota Payakumbuh 1 orang

7. Kabupaten Kepulauan Mentawai 2 orang

8. Kabupaten Limapuluh Kota 1 orang

9. Kabupaten Padang Pariaman 6 orang

10. Kabupaten Pasaman 5 orang

11. Kabupaten Pasaman Barat 2 orang

12. Kabupaten Pesisir Selatan 26 orang

13. Kabupaten Tanah Datar 6 orang

 

Pasien sembuh sebanyak 125 orang, dengan rincian:

1. Kota Bukittinggi 1 orang

2. Kota Solok 1 orang

3. Kota Padang 33 orang

4. Kota Padang Panjang 1 orang

5. Kota Pariaman 1 orang

6. Kota Payakumbuh 7 orang

7. Kota Sawahlunto 4 orang

8. Kabupaten Agam 2 orang

9. Kabupaten Dharmasraya 3 orang

10. Kabupaten Solok 12 orang

11. Kabupaten Kepulauan Mentawai 4 orang

12. Kabupaten Padang Pariaman 1 orang

13. Kabupaten Pasaman Barat 9 orang

14. Kabupaten Pesisir Selatan 17 orang

15. Kabupaten Sijunjung 3 orang

16. Kabupaten Solok Selatan 2 orang

17. Kabupaten Tanah Datar 24 orang

 

Meninggal dunia sebanyak 2 orang, dengan rincian:

1. Kota Payakumbuh 1 orang

2. Kota Sawahlunto 1 orang

 

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Sabtu 19 Desember 2020:

  • Kasus Suspek dengan total 295 orang
  • Dirawat sebanyak 97 orang
  • Isolasi mandiri sebanyak 198 orang.

 

Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Sabtu 19 Desember 2020:

 

1. Kota Payakumbuh

  • Total positif 581 orang
  • Meninggal 9 orang (1,55%)
  • Sembuh 552 orang (95,01%) 

 

2. Kota Padang

  • Total positif 11.931 orang
  • Meninggal 241 orang (2,02%)
  • Sembuh 11.180 orang (93,71%) 

 

3. Kota Padang Panjang

  • Total positif 635 orang
  • Meninggal 7 orang (1,10%)
  • Sembuh 591 orang (93,07%) 

 

4. Kab. Agam

  • Total positif 1.480 orang
  • Meninggal 26 orang (1,76%)
  • Sembuh 1.374 orang (92,84%) 

 

5. Kota Sawahlunto

  • Total positif 271 orang
  • Meninggal 6 orang (2,21%)
  • Sembuh 248 orang (91,51%) 

 

6. Kota Pariaman

  • Total positif 490 orang
  • Meninggal 16 orang (3,27%)
  • Sembuh 446 orang (91,02%) 

 

7. Kab. Sijunjung

  • Total positif 519 orang
  • Meninggal 15 orang (2,89%)
  • Sembuh 472 orang (90,94%) 

 

8. Kota Bukittinggi

  • Total positif 890 orang
  • Meninggal 16 orang (1,79%)
  • Sembuh 802 orang (90,11%) 

 

9. Kab. Padang Pariaman

  • Total positif 932 orang
  • Meninggal 32 orang (3,43%)
  • Sembuh 832 orang (89,27%) 

 

10. Kab. Dharmasraya

  • Total positif 391 orang
  • Meninggal 5 orang (1,28%)
  • Sembuh 348 orang (89,00%) 

 

11. Kab. Pasaman Barat

  • Total positif 402 orang
  • Meninggal 21 orang (5,22%)
  • Sembuh 352 orang (87,56%) 

 

12. Kab. Tanah Datar 

  • Total positif 784 orang
  • Meninggal 24 orang (3,06%)
  • Sembuh 676 orang (86,22%) 

 

13. Kab. Kep. Mentawai

  • Total positif 232 orang
  • Meninggal 0 orang (0%)
  • Sembuh 200 orang (86,21%)

 

14. Kab. Pesisir Selatan 

  • Total positif 888 orang
  • Meninggal 20 orang (2,25%)
  • Sembuh 724 orang (81,53%) 

 

15. Kab. Pasaman  

  • Total positif 229 orang
  • Meninggal 7 orang (3,06%)
  • Sembuh 185 orang (80,79%) 

 

16. Kota Solok

  • Total positif 453 orang
  • Meninggal 10 orang (2,29%)
  • Sembuh 364 orang (80,35%) 

 

17. Kab. Limapuluh Kota

  • Total positif 384 orang
  • Meninggal 14 orang (3,65%)
  • Sembuh 304 orang (79,17%) 

 

18. Kab. Solok Selatan

  • Total positif 263 orang
  • Meninggal 2 orang (0,76%)
  • Sembuh 208 orang (79,09%) 

 

19. Kab. Solok 

  • Total positif 557 orang
  • Meninggal 17 orang (3,05%)
  • Sembuh 434 orang (77,92%) 

 

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-40 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal  13 Desember 2020 sampai tanggal 19 Desember 2020, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

 

ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)

-

 

 ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)

1. Kota Padang (skor 2,40)

2. Kota Sawahlunto (skor 2,39)

3. Kabupaten Agam (skor 2,36)

4. Kota Pariaman (skor 2,36)

5. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,34)

6. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,33)

7. Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,30)

8. Kabupaten Limapuluh Kota (2,28)

9. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,28)

10. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,23)

11. Kabupaten Solok (skor 2,19)

12. Kota Solok (skor 2,17)

 

Catatan:

Melihat skor diatas, pada minggu ke 39 pandemi covid-19 di Sumbar, Kota Padang hampir mendekati status zonasi kuning (resiko rendah) dan merupakan kondisi terbaik yang pernah terjadi selama masa pandemi. Ini menunjukkan keseriusan Kota Padang yang melakukan berbagai upaya masif menangani dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Padang.

Yang paling rendah skornya itu adalah Kota Solok dan Kabupaten Solok. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi.

 

ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)

1. Kabupaten Sijunjung (skor 2,75)

2. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,64)

3. Kota Padang Panjang (skor 2,59)

4. Kota Bukittinggi (skor 2,55)

5. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,53)

6. Kabupaten Pasaman (skor 2,52)

7. Kota Payakumbuh (skor 2,51)

 

Kabupaten Sijunjung mengalami peningkatan yang signifikan dalam mengatasi penyebaran covid-19 di minggu ke-29 pandemi di Sumatera Barat. Kabupaten Kepulauan Mentawai masih mempertahankan sebagai satu-satunya di Sumatera Barat yang belum ada kasus kematian di daerahnya. 

 

 ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS

-

 (Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)

 

Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-39 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.

 

Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:

1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif

8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP

9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk

10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk

11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)

12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu

13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)

14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19

15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.

 

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.  

 

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.

 

Terima kasih,

 

 

Jasman Rizal

Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar