Info Covid-19 Sumbar, Rabu 16 Desember 2020
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 16 Desember 2020 21:58:11 WIB
Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat
Rabu, 16 Desember 2020
Total sampai hari ini telah 21.961 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 180 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 205 orang, sehingga total sembuh 19.962 orang
Spesimen sampai hari ini:
Jumlah Spesimen Diperiksa: 396.244
Jumlah Orang Diperiksa: 279.3153
Positivity Rate (PR): 7,86%
Total 21.961 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:
- Dirawat di berbagai rumah sakit 361 orang (1,64%)
- Isolasi mandiri 1.060 orang (4,83%)
- Isolasi Provinsi 35 orang (0,16%)
- Isolasi Kab/ Kota 61 orang (0,28%)
- Meninggal dunia 482 orang (2,19%)
- Sembuh 19.962 orang (90,90%)
Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 3652 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 3477 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 175 sample), terkonfirmasi tambahan 180 (seratus delapan puluh) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 205 orang dan meninggal dunia bertambah 1 orang
Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 180 orang dengan rincian:
1. Kota Padang 69 orang
2. Kota Bukittinggi 13 orang
3. Kota Payakumbuh 2 orang
4. Kota Pariaman 4 orang
5. Kota Sawahlunto 4 orang
6. Kota Solok 5 orang
7. Kabupaten Agam 9 orang
8. Kabupaten Limapuluh Kota 5 orang
9. Kabupaten Pesisir Selatan 17 orang
10. Kabupaten Tanah Datar 5 orang
11. Kabupaten Padang Pariaman 8 orang
12. Kabupaten Sijunjung 5 orang
13. Kabupaten Kepulauan Mentawai 1 orang
14. Kabupaten Solok 14 orang
15. Kabupaten Dharmasraya 3 orang
16. Kabupaten Pasaman 8 orang
17. Kabupaten Pasaman Barat 8 orang
Pasien sembuh sebanyak 205 orang, dengan rincian:
1. Kota Padang 76 orang
2. Kota Bukittinggi 14 orang
3. Kota Padang Panjang 4 orang
4. Kota Pariaman 4 orang
5. Kota Sawahlunto 6 orang
6. Kota Solok 2 orang
7. Kabupaten Agam 23 orang
8. Kabupaten Pesisir Selatan 18 orang
9. Kabupaten Tanah Datar 19 orang
10. Kabupaten Padang Pariaman 8 orang
11. Kabupaten Sijunjung 8 orang
12. Kabupaten Kepulauan Mentawai 2 orang
13. Kabupaten Solok Selatan 12 orang
14. Kabupaten Solok 2 orang
15. Kabupaten Dharmasraya 4 orang
16. Kabupaten Pasaman Barat 3 orang
Meninggal dunia sebanyak 1 orang, berasal dari Kota Padang.
Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Rabu 15 Desember 2020:
- Kasus Suspek dengan total 372 orang
- Dirawat sebanyak 92 orang
- Isolasi mandiri sebanyak 280 orang
Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Rabu 15 Desember 2020:
1. Kota Padang Panjang
- Total positif 628 orang
- Meninggal 7 orang (1,11%)
- Sembuh 587 orang (93,47%)
2. Kota Pariaman
- Total positif 481 orang
- Meninggal 16 orang (3,35%)
- Sembuh 443 orang (92,09%)
3. Kab. Agam
- Total positif 1.470 orang
- Meninggal 26 orang (1,77%)
- Sembuh 1.358 orang (92,38%)
4. Kota Payakumbuh
- Total positif 578 orang
- Meninggal 8 orang (1,38%)
- Sembuh 531 orang (91,87%)
5. Kab. Sijunjung
- Total positif 506 orang
- Meninggal 15 orang (2,96%)
- Sembuh 464 orang (91,69%)
6. Kota Bukittinggi
- Total positif 871 orang
- Meninggal 15 orang (1,72%)
- Sembuh 798 orang (91,62%)
7. Kota Sawahlunto
- Total positif 268 orang
- Meninggal 5 orang (1,87%)
- Sembuh 243 orang (90,67%)
8. Kab. Padang Pariaman
- Total positif 919 orang
- Meninggal 32 orang (3,48%)
- Sembuh 826 orang (89,88%)
9. Kab. Dharmasraya
- Total positif 388 orang
- Meninggal 5 orang (1,29%)
- Sembuh 340 orang (87,63%)
10. Kab. Pasaman Barat
- Total positif 394 orang
- Meninggal 20 orang (5,08%)
- Sembuh 338 orang (85,79%)
11. Kota Padang
- Total positif 11.772 orang
- Meninggal 240 orang (2,04%)
- Sembuh 10.070 orang (85,54%)
12. Kab. Kep. Mentawai
- Total positif 227 orang
- Meninggal 0 orang (0%)
- Sembuh 194 orang (85,46%)
13. Kab. Tanah Datar
- Total positif 763 orang
- Meninggal 23 orang (3,01%)
- Sembuh 637 orang (83,49%)
14. Kab. Pesisir Selatan
- Total positif 854 orang
- Meninggal 20 orang (2,34%)
- Sembuh 702 orang (82,20%)
15. Kab. Pasaman
- Total positif 221 orang
- Meninggal 7 orang (3,17%)
- Sembuh 179 orang (80,99%)
16. Kab. Solok Selatan
- Total positif 254 orang
- Meninggal 2 orang (0,79%)
- Sembuh 204 orang (80,31%)
17. Kab. Limapuluh Kota
- Total positif 379 orang
- Meninggal 14 orang (3,69%)
- Sembuh 295 orang (77,84%)
18. Kota Solok
- Total positif 445 orang
- Meninggal 10 orang (2,25%)
- Sembuh 344 orang (77,30%)
19. Kab. Solok
- Total positif 543 orang
- Meninggal 17 orang (3,13%)
- Sembuh 409 orang (75,32%)
Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-40 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 13 Desember 2020 sampai tanggal 19 Desember 2020, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:
ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)
-
ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)
1. Kota Padang (skor 2,40)
2. Kota Sawahlunto (skor 2,39)
3. Kabupaten Agam (skor 2,36)
4. Kota Pariaman (skor 2,36)
5. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,34)
6. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,33)
7. Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,30)
8. Kabupaten Limapuluh Kota (2,28)
9. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,28)
10. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,23)
11. Kabupaten Solok (skor 2,19)
12. Kota Solok (skor 2,17)
Catatan:
Melihat skor diatas, pada minggu ke 39 pandemi covid-19 di Sumbar, Kota Padang hampir mendekati status zonasi kuning (resiko rendah) dan merupakan kondisi terbaik yang pernah terjadi selama masa pandemi. Ini menunjukkan keseriusan Kota Padang yang melakukan berbagai upaya masif menangani dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Padang.
Yang paling rendah skornya itu adalah Kota Solok dan Kabupaten Solok. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi.
ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)
1. Kabupaten Sijunjung (skor 2,75)
2. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,64)
3. Kota Padang Panjang (skor 2,59)
4. Kota Bukittinggi (skor 2,55)
5. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,53)
6. Kabupaten Pasaman (skor 2,52)
7. Kota Payakumbuh (skor 2,51)
Kabupaten Sijunjung mengalami peningkatan yang signifikan dalam mengatasi penyebaran covid-19 di minggu ke-29 pandemi di Sumatera Barat. Kabupaten Kepulauan Mentawai masih mempertahankan sebagai satu-satunya di Sumatera Barat yang belum ada kasus kematian di daerahnya.
ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS
-
(Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)
Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-39 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.
Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:
1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif
8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP
9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk
10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk
11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)
12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu
13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)
14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19
15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.
Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.
Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.
Terima kasih,
Jasman Rizal
Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar