Info Covid-19 Sumbar, Rabu 9 Desember 2020
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 09 Desember 2020 19:34:19 WIB
Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat
Rabu, 9 Desember 2020
Total sampai hari ini telah 21.290 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 130 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 237 orang, sehingga total sembuh 18.711 orang
Spesimen sampai hari ini:
Jumlah Spesimen Diperiksa: 383.168
Jumlah Orang Diperiksa: 272.110
Positivity Rate (PR): 7,82%
Total 21.290 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:
- Dirawat di berbagai rumah sakit 352 orang (1,7%)
- Isolasi mandiri 1.589 orang (7,4%)
- Isolasi Provinsi 45 orang (0,2%)
- Isolasi Kab/ Kota 128 orang (0,6%)
- Meninggal dunia 465 orang (2,2%)
- Sembuh 18.711 orang (87,3%)
Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 3174 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 2958 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 216 sample) terkonfirmasi tambahan 130 (seratus tiga puluh) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 237 orang dan meninggal dunia bertambah 3 orang
Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 130 orang dengan rincian:
1. Kota Solok 10 orang
2. Kota Padang 73 orang
3. Kota Padang Panjang 1 orang
4. Kota Payakumbuh 1 orang
5. Kota Sawahlunto 1 orang
6. Kabupaten Agam 5 orang
7. Kabupaten Dharmasraya 8 orang
8. Kabupaten Solok 13 orang
9. Kabupaten Padang Pariaman 3 orang
10. Kabupaten Pasaman Barat 6 orang
11. Kabupaten Pesisir Selatan 2 orang
12. Kabupaten Sijunjung 3 orang
13. Kabupaten Solok Selatan 3 orang
14. Kabupaten Tanah Datar 1 orang
Pasien sembuh sebanyak 237 orang, dengan rincian:
1. Kota Bukittinggi 4 orang
2. Kota Solok 7 orang
3. Kota Padang 93 orang
4. Kota Padang Panjang 8 orang
5. Kota Pariaman 2 orang
6. Kota Sawahlunto 6 orang
7. Kabupaten Agam 2 orang
8. Kabupaten Dharmasraya 16 orang
9. Kabupaten Solok 3 orang
10. Kabupaten Kepulauan Mentawai 3 orang
11. Kabupaten Limapuluh Kota 2 orang
12. Kabupaten Padang Pariaman 10 orang
13. Kabupaten Pasaman 1 orang
14. Kabupaten Pasaman Barat 17 orang
15. Kabupaten Pesisir Selatan 9 orang
16. Kabupaten Sijunjung 16 orang
17. Kabupaten Solok Selatan 8 orang
18. Kabupaten Tanah Datar 30 orang
Meninggal dunia sebanyak 3 orang, dengan rincian:
1. Kota Padang 2 orang
2. Kabupaten Solok 1 orang
Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Rabu 9 Desember 2020:
- Kasus Suspek dengan total 405 orang
- Dirawat sebanyak 152 orang.
- Isolasi mandiri sebanyak 253 orang
Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Rabu 9 Desember 2020:
1. Kota Pariaman
- Total positif 469 orang
- Meninggal 16 orang (3,4%)
- Sembuh 430 orang (91,7%)
2. Kota Padang
- Total positif 11.486 orang
- Meninggal 233 orang (2,0%)
- Sembuh 10.514 orang (91,5%)
3. Kab. Agam
- Total positif 1.439 orang
- Meninggal 26 orang (1,8%)
- Sembuh 1.309 orang (90,97%)
4. Kab. Sijunjung
- Total positif 485 orang
- Meninggal 15 orang (3,1%)
- Sembuh 430 orang (88,7%)
5. Kota Bukittinggi
- Total positif 848 orang
- Meninggal 14 orang (1,7%)
- Sembuh 750 orang (88,4%)
6. Kab. Pasaman
- Total positif 204 orang
- Meninggal 7 orang (3,4%)
- Sembuh 178 orang (87,3%)
7. Kota Padang Panjang
- Total positif 619 orang
- Meninggal 7 orang (1,1%)
- Sembuh 534 orang (86,3%)
8. Kota Payakumbuh
- Total positif 568 orang
- Meninggal 8 orang (1,4%)
- Sembuh 489 orang (86,1%)
9. Kab. Dharmasraya
- Total positif 372 orang
- Meninggal 4 orang (1,1%)
- Sembuh 310 orang (83,3%)
10. Kab. Kep. Mentawai
- Total positif 218 orang
- Meninggal 0 orang (0%)
- Sembuh 179 orang (82,1%)
11. Kab. Pasaman Barat
- Total positif 373 orang
- Meninggal 19 orang (5,1%)
- Sembuh 305 orang (81,8%)
12. Kab. Padang Pariaman
- Total positif 904 orang
- Meninggal 29 orang (3,2%)
- Sembuh 738 orang (81,6%)
13. Kota Sawahlunto
- Total positif 256 orang
- Meninggal 5 orang (1,95%)
- Sembuh 203 orang (79,3%)
14. Kota Solok
- Total positif 416 orang
- Meninggal 10 orang (2,4%)
- Sembuh 325 orang (78,1%)
15. Kab. Pesisir Selatan
- Total positif 801 orang
- Meninggal 18 orang (2,2%)
- Sembuh 623 orang (77,8%)
16. Kab. Tanah Datar
- Total positif 726 orang
- Meninggal 23 orang (3,2%)
- Sembuh 563 orang (77,5%)
17. Kab. Solok Selatan
- Total positif 239 orang
- Meninggal 2 orang (0,8%)
- Sembuh 185 orang (77,4%)
18. Kab. Limapuluh Kota
- Total positif 365 orang
- Meninggal 13 orang (3,6%)
- Sembuh 279 orang (76,4%)
19. Kab. Solok
- Total positif 502 orang
- Meninggal 16 orang (3,2%)
- Sembuh 367 orang (73,1%)
Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-39 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 6 Desember 2020 sampai tanggal 12 Desember 2020, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:
ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)
-
ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)
1. Kabupaten Solok Selatan (2,37)
2. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,35)
3. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,35)
4. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,35)
5. Kabupaten Agam (skor 2,25)
6. Kota Padang (skor 2,18)
7. Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,17)
8. Kota Solok (skor 2,09)
9. Kabupaten Sijunjung (skor 2,09)
10. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,07)
11. Kabupaten Solok (skor 1,97)
12. Kota Sawahlunto (skor 1,88)
Catatan:
Melihat skor diatas, yang paling rendah skornya itu adalah Kota Sawahlunto dan Kabupaten Solok. Pertambahan kasus positif dan adanya kasus meninggal meningkat tajam dalam minggu ke-38 pandemi ini. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi.
ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)
1. Kota Payakumbuh (skor 2,60)
2. Kabupaten Pasaman (skor 2,57)
3. Kota Bukittinggi (skor 2,48)
4. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,45)
5. Kota Pariaman (Skor 2,44)
6. Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,41)
7. Kota Padang Panjang (skor 2,41)
Kota Payakumbuh mengalami peningkatan yang signifikan dalam mengatasi penyebaran covid-19 di minggu ke 38 pandemi di Sumatera Barat. Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi satu-satunya Kabupaten Kota di Sumatera Barat yang belum ada kasus kematian di daerahnya.
ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS
-
(Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)
Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-39 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.
Kita berharap, Kabupaten Kota mewaspadai kemungkinan terjadinya penambahan kasus setelah Pilkada. Kami mengharapkan kepada Kabupaten dan Kota agar penyelenggara Pilkada, saksi-saksi di TPS dan semua yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada tanggal 9 Desember 2020, dipastikan sehat dan tidak terpapar oleh covid-19. Untuk itu diharapkan dilakukan Swab Test-PCR kepada semuanya, termasuk saksi-saksi di TPS agar melakukan PCR Test atau Rapid. Kalau memang tidak memungkinkan, diharapkan agar menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan ketat.
Catatan:
Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.
Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:
1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif
8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP
9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk
10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk
11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)
12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu
13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)
14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19
15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.
Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.
Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.
Terima kasih,
Jasman Rizal
Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar