INFO COVID-19 SUMBAR (Senin, 17 Agustus 2020)

INFO COVID-19 SUMBAR (Senin, 17 Agustus 2020)

Berita Utama Drs. Jasman, MM.(SEKRETARIAT DAERAH) 17 Agustus 2020 19:48:17 WIB


Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat

Senin, 17 Agustus 2020
Pukul, 15.00 WIB

 

Total sampai hari ini telah 1.375 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 26 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 18 orang, sehingga total sembuh 914 orang dan meninggal bertambah 1 orang, sehingga total meninggal 41 orang.
 

Spesimen sampai hari ini:
Jumlah Spesimen Diperiksa: 91.925
Jumlah Orang Diperiksa: 80.071

Positivity Rate (PR): 1,71%.

Total 1.375 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

Dirawat di berbagai rumah sakit 128 orang (9,3%)
Isolasi mandiri 228 orang (16,6%)
Isolasi daerah 8 orang (0,6%)
Isolasi BPSDM 56 orang (4,1%)
Meninggal dunia 41 orang (2,9%)
Sembuh 914 orang (66,5%)

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan bahwa dari 1.988 sample (hanya dari Lab Fakultas Kedokteran UNAND), terkonfirmasi tambahan 26 (dua puluh enam) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 18 orang.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 26 orang yaitu:

  1. Kota Padang 11 orang
  2. Kabupaten Tanah Datar 12 orang
  3. Kota Bukittinggi 2 orang
  4. Kabupaten Agam 1 orang.

Berikut rinciannya:

Kota Padang

  1. Pria 23 th, warga Balai Gadang, pekerjaan kontraktor, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di RS Unand.
  2. Wanita 18 th, warga Pisang, status pelajar, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 66 th, warga Parak Karakah, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Wanita 66 th, warga Gunuang Pangilun, status IRT, diduga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit, penanganan isolasi mandiri sementara.
  5. Pria 33 th, warga Indaruang, pekerjaan security, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  6. Pria 30 th, warga Pasa Ambacang, pekerjaan security, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  7. Wanita 49 th, warga Lolong Belanti, pekerjaan pegawai, terinfeksi dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  8. Pria 56 th, warga Dadok Tunggul Hitam, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  9. Pria 58 th, warga Andaleh, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  10. Pria 71 th, warga Batang Arau, status pensiunan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RSUP Dr. M. Djamil.
  11. Wanita 43 th, warga Ampang, pekerjaan pedagang pasar raya, terinfeksi kontak di pasar raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Tanah Datar

  1. Wanita 39 th, warga Limo Kaum, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 31 th, warga Limo Kaum, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru, penanganan isolasi mandiri sementara
  3. Pria 45 th, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Pria 28 th, warga Limo Kaum, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.
  5. Wanita 49 th, warga Pagaruyuang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.
  6. Pria 38 th, warga Limo Kaum, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru, penanganan isolasi mandiri sementara.
  7. Wanita 55 th, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  8. Wanita 54 th, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.
  9. Wanita 45 th, warga Tanjuang Ameh, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  10. Pria 48 th, warga Limo Kaum, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.
  11. Pria 50 th, warga Pariangan, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  12. Wanita 46 th, warga Sungai Tarab, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Bukittinggi

  1. Wanita 57 th, warga Parik Antang, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan (hasil survei), penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 58 th, warga Puhun Pintu Kabun, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan (hasil survei), penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Agam

  1. Wanita 45 th, warga Biaro, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan (hasil survei), penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 18 orang dengan rincian:

  1. Wanita 33 th, warga Kuranji, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Padang.
  2. Batita (laki-laki) 2 th, warga Simpang Rumbio Kota Solok, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok
  3. Wanita 29 th, warga Sungai Sapiah Kota Padang, pekerjaan dosen, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Padang.
  4. Pria 56 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  5. Wanita 35 th, warga Tanjuang Paku Kota Solok, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  6. Wanita 63 th, warga VI Suku, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  7. Pria 53 th, warga Lubuak Buayo Kota Padang, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang hospital.
  8. Wanita 34 th, warga Balai Gadang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru, tanggal 5 Agustus 2020, pasien Semen Padnag Hospital.
  9. Wanita 48 th, warga Kapalo Koto, pekerjaan karyawan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  10. Pria 59 th, warga Saok Laweh Kota Padang, pekerjaan tukang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  11. Wanita 29 th, warga Banuaran Kota Padang, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Semen Padang Hospital.
  12. Pria 42 th, warga Batuang Taba, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  13. Pria 56 th, warga Parak Laweh, pekerjaan karyawan BUMN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  14. Wanita 55 th, wargs Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan pegawai, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Semen Padang Hospital.
  15. Pria 38 th, warga Pegambiran, pekerjaan karyawan BUMN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital
  16. Pria 35 th, warga Parak Gadang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Batusangkar tanggal 24 Juli 2020, pasien RS. Yos Sudarso.
  17. Pria 77 th, warga Kamang Magek, status pensiunan, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jakarta tanggal 23 Juli 2020, pasien RSUD Rasidin.
  18. Wanita 35 th, warga Sawahan, pekerjaan swasta, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Yogyakarta tanggal 13 Juli 2020, pasien RSUD Rasidin.

Meninggal dunia 1 orang dengan rincian:

  1. Pria 56 th, warga Talawi Kota Sawahlunto, pekerjaan ojek, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUP Dr. M. Djamil.

 

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Senin 17 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB.

Kasus Suspek dengan total 376 orang.
Dirawat sebanyak 19 orang.
Isolasi mandiri sebanyak 357 orang.

Berikut rincian persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Senin 17 Agustus 2020:

1. Kab. Limopuluah Kota (Kategori Hijau)

Total positif 15 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 15 orang (100%)

2. Kab. Solok Selatan (Kategori Hijau)

Total positif 9 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 9 orang (100%)

3. Kab. Kep. Mentawai (Kategori Hijau)

Total positif 8 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 8 orang (100%)

4. Kab. Pasaman (Kategori Hijau)

Total positif 5 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 5 orang (100%)

5. Kab. Dharmasraya (Kategori Kuning)

Total positif 34 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 32 orang (94,1%)

6. Kab. Sijunjuang (Kategori Kuning)

Total positif 12 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 11 orang (91,7%) 

7. Kota Payakumbuh (Kategori Kuning)

Total positif 25 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 22 orang (88%)

8. Kota Padang Panjang (Kategori Kuning)

Total positif  38 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 32 orang (84,2%)

9. Kota Padang (Kategori Orange)

Total positif 880 orang.
Meninggal 29 orang (3,3%)
Sembuh 637 orang (72,4%)

10. Kab. Padang Pariaman (Kategori Kuning)

Total positif 36 orang.
Meninggal 1 orang (2,8%)
Sembuh 23 orang (63,9%)

11. Kab. Pesisir Selatan (Kategori Kuning)

Total positif 31 orang.
Meninggal 1 orang (3,2%)
Sembuh 18 orang (58,1%)

12. Kab. Agam (Kategori Oranye)

Total positif 58 orang.
Meninggal 2 orang (3,4%)
Sembuh 31 orang (53,4%)

13. Kota Bukittinggi (Kategori Oranye)

Total positif 37 orang.
Meninggal 2 orang (5,4%)
Sembuh 17 orang (45,9%)

14. Kota Sawahlunto (Kategori Oranye)

Total positif 21 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 10 orang (38,5%)

15. Kota Pariaman (Kategori Kuning)

Total positif 8 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 3 orang (37,5%)

16. Kab. Pasaman Barat (Kategori Kuning)

Total positif 6 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 2 orang (33,3%)

17. Kabupaten Solok (Kategori Orange)

Total positif 35 orang.
Meninggal 3 orang (8,6%)
Sembuh 9 orang (25,7%)

18. Kota Solok (Kategori Kuning)

Total positif 56 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 14 orang (25%)

19. Kab. Tanah Datar (Kategori Oranye)

Total positif 58 orang.
Meninggal 2 orang (3,4%)
Sembuh 13 orang (22,4%)

INFORMASI TENTANG PENETAPAN ZONASI SUATU DAERAH 

Dari 19 Kabupaten Kota Se Sumatera Barat, setelah 23 Minggu masa status tanggap darurat pandemi Covid-19 diberlakukan, kategori daerah berdasarkan zona adalah:

Zona Orange (6 Kabupaten Kota): Kabupaten Solok, Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Sawahlunto, Kabupaten Agam

Zona Kuning (9 Kab Kota): Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat dan Kota Solok

Zona Hijau: (4 Kab Kota) Kabupaten Pasaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten 50 Kota.

Hari ini banyak terjadi pergeseran zona daerah berdasarkan kriteria dan indikator Kesehatan Masyarakat. Perobahan zonasi itu antara lain:

Kota Bukittinggi, dari Kuning ke Oranye
Kabupaten Agam dari Kuning ke Oranye
Kota Sawahlunto dari Kuning ke Oranye
Kota Solok dari Oranye ke Kuning
Kabupaten 50 Kota dari Kuning ke Hijau
Kabupaten Tanah Datar dari Kuning ke Oranye

Dasar penetapan suatu wilayah berdasarkan zona adalah berdasarkan Kategorisasi Resiko Kesehatan Masyarakat yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, antara lain:

  1. Sumber data untuk menghitung berasal dari surveilans
  2. Data yang dianalisis adalah data kumulatif yang selalu dihitung setiap minggu berdasarkan kasus
  3. Setiap indikator (indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan) diberikan skoring dan pembobotan. Hasil perhitungan dikategorikan menjadi 4 zona, yaitu:
  • Zona Resiko Tinggi (merah): 0 - 1,8
  • Zona Resiko Sedang (Oranye): 1,81 - 2,4
  • Zona Resiko Rendah (Kuning): 2,41 - 3,0
  • Zona Tidak Terdampak (Hijau): Tidak tercatat kasus positif covid-19 atau pernah terdapat kasus namun tidak ada penambahan kasus baru dalam 4 pekan terakhir dan angka kesembuhan 100% dan tidak ada kasus meninggal dalam satu bulan terakhir.

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.

Terima kasih.               

 

Jasman Rizal
Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar