Pemprov Sumbar Siap Buka Kembali Sekolah
Berita Utama TITA SHANIA(Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) 10 Juli 2020 14:32:24 WIB
Jelang tahun ajaran baru yang dimulai pada 13 Juli mendatang, Pemprov Sumbar bersiap untuk membuka kembali sekolah sekolah pada daerah yang sudah merupakan zona hijau penyebaran Covid 19. Sebagaimana dikatakan oleh Gubernur Sumbar pada rapat evaluasi bersama kabupaten/kota pada Senin (06/07), pada masa tatanan normal baru ini Pemprov Sumbar teah mempertimbangkan untuk kembali membuka sekolah, khususnya berpedoman pada mulai landainya aksus Covid 19 di wilayah ini.
Pada kesempatan itu Gubernur Sumbar mengatakan bahwa sekolah akan dibuka kembali pada 13 Juli 2020. Sementara, untuk perkuliahan akan tetap dilakukan secara online atau dalam jaringan (daring).
Dalam kondisi masih menghadapi pandemi Covid-19, masing masing kabupaten/kota harus menyiapkan proses belajar tatap muka ala normal baru, yakni dilakukan dengan menggunakan sistem shift. waktu belajar juga dipersingkat dan mengikuti aturan aturan lainnya yang tertera di surat edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Sementara bagi daerah yang belum bisa melakukan pembelajaran tatap muka, yakni zona kuning dan oranye, maka pembelajaran dilakukan secara tatap maya atau pembelajaran jarak jauh. Dalam melakukan ini diperlukan learning management system, dan memanfaatkan teknologi informasi. Karena itu IT merupakan komponen penting yang harus dipersiapkan dalam sistem pembelajaran tatap maya
Pemprov Sumbar juga mengkalkulasi setiap potensi masalah yang dinilai dapat menganggu proses pembelajaran ini, diantaranya kemampuan penggunaan TIK yang rendah, ketersediaan kuota internet, jaringan tidak merata, dan hasil belajar tidak sesuai KKM. Kedepannya hal hal ini akan terus dievaluasi.
Sedangkan untuk jenjang Pendidikan siswa SMA nantinya akan didukung dengan portal yang telah disediakan oleh pemerintah provinsi. Portal tersebut diberi nama Si Cadiak Pandai.
Selain itu, Irwan Prayitno juga menyampaikan dalam penanganan Covid-19, harus tetap melakukan testing, tracking, isolasi, dan treathmen. seluruh Bupati/Walikota diminta untuk menerapkan hal tersebut pada kondisi new normal saat ini. Testing tetap dimaksimalkan secara masif, dan selagi penyebaran Covid-19 masih terjadi di Sumbar, maka tracking tetap akan dilakukan.