Pemprov Sumbar Gelar Rakor Nurwati
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 03 Maret 2020 09:12:22 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah Bupati dan Walikota se-Sumbar di Hotel Pangeran Beach, Padang, Senin (26/2/2020), kali ini mengambil tema "Kita Wujudkan Pembangunan Pertanian Kostratani Indonesia, Peningkatan Peranan Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Dalam Bangunan Gedung Yang Handal dan Berwawasan Lingkungan Serta Pemajuan Kebudayaan Di Provinsi Sumatera Barat".
Rapat koordinasi ini diarahkan pada tiga hal, antara lain; 1) Pembangunan Pertanian Kostratani Indonesia, 2) Peningkatan Peranan Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Dalam Bangunan Gedung Yang Andal dan Berwawasan Lingkungan dan 3) Pemajuan Kebudayaan di Provinsi Sumatera Barat.
"Secara umum, saya sambut baik bahwa program Kostratani ini merupakan program yang inovatif dari Kementerian Pertanian dengan pendekatan yang baru dan lebih modern,"
Pendekatan pembaharu yang berbeda dibandingkan gerakan massif penyuluhan pertanian. Pendekatan pertanian dengan menggunakan Internet of Things (IoT), Informasi Teknologi (IT) dengan bentuk-bentuk yang lebih maju dari apa yang ada pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).
Bicara masalah Kostratani merupakan program pembangunan pertanian berbasis teknologi informasi menghidupkan kembali serta memperkuat peran serta kapasitas petugas Balai Penyuluhan Pertanian Tingkat Kecamatan dalam rangka meningkatkan produktifitas dan pendapatan yang bermuara pada kesejahteraan petani.
"Kita berharap apabila program ini berjalan akan terjadi percepatan pembangunan pertanian menuju pertanian maju, mandiri, dan modern di khususnya di Provinsi Sumatera Barat, untuk itu perlu kita dukung bersama baik oleh Pemerintah provinsi maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota,"
Hal kedua yang menjadi tema pada Rapat Koordinasi ini adalah Peningkatan Peranan Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Dalam Bangunan Gedung Yang Andal dan Berwawasan Lingkungan.
Sumatera Barat, memiliki kondisi-kondisi geografis yang mengakibatkan daerah ini menjadi daerah yang memiliki potensi bencana alam terlengkap di Indonesia. Mulai dari gempa, potensi tsunami, gunung meletus, longsor hingga banjir. Hampir semua daerah kabupaten dan kota di Sumbar mempunyai potensi bencana alam yang berbeda.
"Saya minta kepada Bupati dan Walikota, agar selektif memberikan IMB kepada masyarakat. Saya harapkan mempertimbangkan lokasi geografisnya, apakah berada di daerah patahan gempa, atau berada di daerah berpotensi longsor dan banjir,"
Dalam pembangunan infrastruktur khususnya bangunan gedung pada daerah yang mempunyai potensi-potensi bencana alam ini tentunya tidak sesederhana pembangunan gedung pada daerah lain yang relatif aman dari bencana alam, mulai dari proses perencanaan, pembangunan hingga penggunaanya, harus memenuhi kriteria yang aman dan nyaman untuk digunakan oleh masyarakat maupun lingkungan sekitar.