Pessel Anggarkan 24 Persen Dari APBD Untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Berita Utama Desi Marlinda(Diskominfo) 03 Juli 2018 11:44:00 WIB
Painan,2/7/2018-- Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun 2018 ini Pessel mengalokasikan dana sekitar 24 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten yang melebihi Rp 1 triliun , dimana dalam penggunaan anggaran, lebih dimaksimalkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pembangunan kualitas pendidikan anak dan tenaga pendidik, serta juga sarana prasarana laboratorium dan perpustakaan
Kepala Dinas Pendidikan Pessel Zulkifli mengungkapkan Pembangunan bidang pendidikan tahun 2018 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) akan lebih diarahkan pada peningkatan mutu. Upaya itu dilakukan agar kualitas masyarakat secara umum semakin membaik di masa datang .
Dimana selain sarana fisik, memasuki tahun ajaran 2018/2019 ini, pihaknya akan lebih memprioritaskan alokasi dana untuk kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan mutu." Memasuki tahun ajaran 2018/2019 ini, Kita tidak lagi mengarah pada kuantitas atau banyaknya tamatan sekolah, tetapi lebih difokuskan pada kualitas tamatan," ujarnya.
Menerangkan peningkatan mutu itu dilakukan melalui pembangunan kualitas pendidikan anak didik dan tenaga pendidik. Termasuk juga pembangunan sarana prasarana laboratorium dan perpustakaan. Selain itu, Pemkab Pessel melalui jajaranya secara bertahap juga telah melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan mutu pendidikan
" Terobosan yang sudah dilakukan untuk mendorong peningkatan kapasitas para pendidik atau guru itu adalah dengan cara membuka peluang sebesar besarnya untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka (guru red) yang masih berpendidikan sarjana satu (S1), diberikan peluang untuk melanjutkan ke sarjana dua (S2), bahkan guru yang ingin melanjutkan ke S3, pemkab mendukung dengan memberikan bantuan tugas belajar," terangnya.
Ditambahkan lagi bahwa selaian itu, pemkab Pessel juga memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk mendapatkan sertifikasi dan pembayarannya,
"Sehingga melalui terobosan itu, hanya sebagian kecil saja para guru di Pessel yang belum tersertifikasi. Sedangkan bagi anak didik dan siswa yang berprestasi, pemerintah juga memberikan bantuan berupa beasiswa dan sejenis lainya. Termasuk pemberian bantuan untuk pembiayaan ke perguruan tinggi," ungkapnya.
Berita Terkait Lainnya :
- Jenis Tanaman Yang Digunakan Untuk Mengobati Penyakit Ikan
- Calon Anggota KIP Persiapkan Diri untuk Fit and Proper Test
- Target BPM Sumbar untuk Meningkatkan Kemandirian Masyarakat
- Bimbingan Teknis Peningkatan Mutu Komoditi Biji Kakao
- Pengamanan Pergantian Tahun Baru Ditingkat Guna Antisipasi Penyakit Masyarakat