I-Ternak dan Belanja Online
Artikel () 31 Januari 2018 15:50:07 WIB
Pada 6 Januari 2018 bertempat di Hotel Balairung Jakarta, diluncurkan aplikasi i-ternak dengan didukung oleh DInas Peternakan Sumbar, dan beberapa pihak terkait masalah pengelolaan dana, pengelolaan sapi, kandang dan pakan, serta pengelolaan teknoligi informasi (TI). Aplikasi ini adalah inovasi pertama investasi ternak dengan aplikasi, yaitu aplikasi yang menggunakan system operasi android.
Ponsel dengan system operasi Android sudah banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Ini berarti aplikasi i-ternak bisa diakses oleh jutaan orang. Karena baru pertama kali ada di Indonesia maka memang perlu promosi gencar agar para peminat investasi bisa membelanjakan uangnya dengan mudah hanya melalui ponsel.
Peluncuran i-ternak ini momentumnya tidak jauh dengan momentum hari belanja nasional online pada bulan Desember 2017. Artinya ada jarak sekitar satu bulan antara hario belanja nasional online dengan peluincuran i-ternak. Harbolnas sukses dan meraih omset bernilai triliunan rupiah karena didukung oleh banyak partisipan, di antaranya took buku gramedia yang memberikan diskon belanja online cukup besar sehingga menarik minat konsumen untuk belanja online.
Dan masih ada banyak partisipan yang turut meramaikan hari belanja online. I-ternak pada dasarnya juga merupakan aplikasi belanja online. Namun harga barangnya memang besar, belasan juta untuk satu sapi. Meskipun demikian i-ternak menyediakan investasi patungan untuk membeli satu sapi sehingga konsumen hanya mengeluarkan dana sekitar dua hingga tiga juta rupiah.
I-ternak memiliki proyeksi hasil inbvestasi 9 hingga 16 persen setahun. Lebih besar dari deposito. Dan bahkan lebih besar dari hasil investasi di pasar modal. Ini yang menyebabkan beberapa pemain di pasar modal tertarik dengan i-ternak. Harapannya, hasil investasi yang diprediksi tersebut akan bisa direalisasikan.
Dengan adanya era perpindahan belanja ke online, kehadiran i-ternak adalah sebuah penawaran yang menggiurkan. Namun sekali lagi butuh promosi yang gencar. Di samping itu, karena baru memasuki tahun pertama, maka tantangan bagi tim dan manajemen i-ternak untuk merealisasikan hasil investasi yang realistis namun memuaskan bagi semua. Karena pada dasarnya i-ternak ini menerapkan bagi hasil investasi sehingga memiliki nilai keadilan yang baik.
Jika di pelaksanaan hari belanja online pertama kali nilai omsetnya masih miliaran dan di tahun-tahun berikutnya baru bernilai triliunan, maka i-ternak mudah-mudahan di tahun-tahun berikutnya bisa memiliki nilai asset atau omset yang bertumbuh dari tahun ke tahun dan bertambah pula investor yang masuk di situ. (efs)
ilustrasi: freefoto.com