“ Hatinya PKK “, Menabur Keindahan , Menuai Kesejahteraan

“ Hatinya PKK “, Menabur Keindahan , Menuai Kesejahteraan

Pertanian RASMUNALDI, ST(Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan) 07 Desember 2017 06:15:51 WIB


Hatinya PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman ) merupakan gerakan masyarakat yang dimulai dari rumah tangga untuk meningkatkan kesejahteraan dan keindahan. Gerakan ini dimulai dari sebidang lahan disekitar rumah , yang kita kenal dengan halaman atau perkarangan rumah yang bisa dimanfaatkan sebagai Lumbung Hidup , Apotik Hidup dan Warung Hidup.

Implementasinya dengan memanfaatkan halaman sekitar rumah dengan tanaman pangan, tanaman sayuran dan buah serta obat-obatan sehingga kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi dengan tanaman yang ada dihalaman rumah. Kita bisa menanam jagung dan ubi kayu sebagai tanaman pokok, bayam , kangkung tomat dan cabai sebagai sayuran. Dihalaman rumah bisa ditaman buah-buahan seperti jambu, jeruk, pisang dan mangga disamping dapat memenuhi kebutuhan vitamin keluarga juga bisa sebagai pohon pelindung. Dihalaman rumah juga bisa dibuat kolam ikan yang hasilnya dapat memenuhi gizi keluarga. Halaman rumah yang ditanami tanaman hias juga dapat meningkatkan estitika dan keindahan rumah. Disamping itu tanaman hias saat ini juga mulai diminati sehingga mempunyai nilai ekonomis.

Hatinya PKK melibatkan gotong-royong seluruh anggota dalam memanfaatkan perkarangan rumah. Dalam skala luas akan melibatkan seluruh anggota masyarakat dalam suatu desa atau perumahan. Suatu desa atau perumahan yang didalamnya terdapat rumah-rumah dengan halaman yang asri, teratur, indah dan nyaman tentu akan menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat lain disekitarnya dan bukan tidak mungkin ini akan menjadi destinasi wisata baru.  

Untuk Sumatera Barat Gerakan "Hatinya PKK" dimotori Nevi Zuariana istri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno . Kamis, 7 Desember 2017 diadakan acara lounching kebun percontohan “ Hatinya PKK” di BBI TPPH Lubuk Minturun Padang. Acara yang dihadiri Ketua PKK Provinsi Sumbar Nevi Zuariana bersama Tim PKK Provinsi dan Tim PKK Kabupaten dan Kota. Kebun percontohan ini diharapkan menjadi model untuk ditingkat kabupaten/kota yang kemudian dapat dilanjutkan di Kecamatan, Nagari hingga tingkat terkecil di RT atau Komplek Perumahan.

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat sebagai salah satu OPD yang mendukung kegiatan Hatinya PKK melakukan berbagai upaya dalam mendukung kegiatan ini. Salah satunya dengan memberikan bantuan bibit tanaman buah dan sayuran dalam polybag kepada masyarakat. Ini sebagai langkah awal untuk masyarakat sehingga tidak perlu membeli bibit untuk ditanam diperkarangan.

Meski Koes Plus dalam salah satu lirik lagunya,  “ Tongkat kayu dan batu jadi tanaman ” di negeri ini, namun minat masyarakat untuk bertanam di zaman now mulai menurun. Gerakan hatinya pkk ini dimulai dari keluarga, dimana keluarga merupakan tempat pendidikan dini bagi anak. Melalui gerakan ini diharapkan dapat membangkitkan minat bertanam setiap anak negeri ini , setidaknya disekitar rumah masing-masing. Semoga keindahan dan kesejahteraan dapat bersatu.