Wagub Nasrul Abit Hadiri Hari Jadi Kabupaten Mentawai Ke-18
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 04 Oktober 2017 20:48:52 WIB
Tuapeijat, 4 Oktober 2017
Gubernur yang diwakili oleh Wagub Nasrul Abit menghadiri HUT Kab. Kepulauan Mentawai Ke-18 yang juga dihadiri oleh Anggota DPR RI dari Komisi V, Alex Indra Lukman, pejabat dari Badan Arsip Nasional, pejabat Pemprov Sumbar, pejabat Pemkab/Pemko se Sumatera Barat dan seluruh elemen masyarakat Mentawai.
Dalam sambutannya Wagub Nasrul Abit menyampaikan, dalam memaknai peringatan hari jadi mentawai ke 18 tahun perlu kearifan untuk melakukan koreksi dan evaluasi atas segala pencapaian pada masa lalu, sekaligus bersyukur atas apa yang telah diraih selama ini.
"Memang benar selama ini kita telah bekerja keras, dan mendapat kemajuan yang tidak sedikit, namun tidak sedikit pula menghadapi persoalan-persoalan krusial yang mesti arif dan bijaksana untuk dihadapi dan belum sepenuhnya dapat diselesaikan," ujarnya.
Wagub Nasrul Abit juga mengungkapkan, data indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kemiskinan tahun 2016 dalam 2 tahun terakhir, nilai rata-ratanya mengalami peningkatan sebesar 1,08 poin dari 56,33. Ini merupakan jumlah peningkatan yang cukup besar, akan tetapi jika dibandingkan IPM dengan kabupaten/kota di Sumbar, Kabupaten Mentawai masih berada pada urutan ke 19.
Nilai 57,41 nilai ini lebih rendah jika dibandingkan dengan rata rata IPM Sumatera Barat 69,98. Selanjutnya dari tingkat kemiskinan Kabupaten Kepulauan Mentawai 15,52 persen lebih tinggi dibandingan Provinsi Sumbar 7,09 dan jauh pula lebih tinggi dibandingkan rata rata nasional 10,86 pada kondisi Maret 2016.
Hal ini terjadi karena masih banyak desa-desa yang masih terisolir, karena itu kita mendorong Pemkab Kepulauan Mentawai mempercepat pembanguan infrastruktur, baik jalan dan jembatan serta meningkatkan sarana dan prasarana pendukung sektor pendidikan, kesehatan, perikanan, maritim dan pariwisata, himbaunya.
Sesuai dengan tugas dari Gubernur untuk mengkoordinir khusus Daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal), Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan, pada saat rapat pembahasan percepatan pembangunan dengan beberapa kementerian termasuk Kementrian Kominfo RI.
BP3TI (Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika) Kemenkominfo RI telah menetapkan pembangunan 28 tower komunikasi untuk daerah Blank Spot di Mentawai dengan rincian Kec Sipora Utara 4 buah, Kec Sipora Selatan 2 buah, Kec Siberut Utara 2 buah, Kec Siberut Barat 4 Buah, Kec Siberut Tengah 2 buah, Kec Siberut Barat Daya 2 buah, Kec Siberut Selatan 4 buah, Kec Pagai Utara 4 buah dan Kec Pagai Selatan 4 buah.
Dengan adanya penambahan 28 tower komunikasi ini, diharapkan dapat mengurangi daerah blank spot di Mentawai sehingga masyarakat bisa berkomunikasi dan memacu diri mengejar ketertinggalan yang ada.
"Masyarakat Mentawai harus bangkit, maju dan keluar dari ketertinggalan dengan cara meningkatkan sumber daya manusia dalam memanfaatkan sumber daya alam melalui koordinasi yang tepat dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat," harap Wagub.
Untuk kita amat berharap seluruh komponen masyarakat Mentawai agar bersatu padu, dalam melaksanakan pembangunan di daerah ini termasuk dukungan penyediaan lahan (tanah) jalan Trans Mentawai dan pembangunan tower agar masyarakat bisa berkomunikasi serta mengakses informasi untuk keperluan pendidikan, tekhnologi dan ekonomi.
"Selamat Hari Jadi Mentawai ke 18 tahun, semoga sejahtera masyarakat bumi Sekerei," ucap Nasrul Abit.
(Sumber : Humas Sumbar & Kominfo Sumbar)