Gubernur Sumbar Hadiri Peluncuran Program Konversi BBM ke BBG bagi Kapal Nelayan

Gubernur Sumbar Hadiri Peluncuran Program Konversi BBM ke BBG bagi Kapal Nelayan

Berita Utama Drs. AKRAL, MM(Diskominfo) 08 September 2017 08:16:01 WIB


Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menghadiri Peluncuran Program Konversi BBM ke BBG bagi Kapal Nelayan Sumbar, program dari Kementerian ESDM, pada 7 September 2017, berdasarkan PERPRES Nomor 126 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Hargas LPG untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil

Hari itu juga dilalukan Penyerahan perdana paket konversi BBM ke BBG ini, diserahkan oleh Wamen ESDM, Bp Arcandra Tahar.  

Gubernur mengharapkan sebagaimana dalam  relacenya  "dengan konversi ini, pengeluaran nelayan untuk bahan bakar bisa lebih efisien 50-70%."

Srlanjutnya Gubernur yang hobi  berpantun ini juga mengataka bahwa "Tujuan dari adanya program ini, antara lain:
a. Melakukan Kebijakan Diversifikasi penggunaan Bahan Bakar Minyak ke Bahan Bakar Gas untuk mendukung Ketahanan Energi.
b. Pemanfaatan bahan bakar gas untuk kapal nelayan memberikan dampak positif kepada masyarakat terutama untuk nelayan melalui penghematan pengeluaran biaya bahan bakar.
c. Membantu ekonomi masyarakat nelayan menuju ekonomi masyarakat mandiri dan ramah lingkungan.
d. Mengurangi Konsumsi BBM Bersubsidi."

Penerima program ini diharapkan tidak salah sasaran, maka Gubernur menjelaskan  "Sasaran penerima program, adalah nelayan kecil yang memiliki Kapal Perikanan yang menggunakan mesin motor tempel dan/atau mesin dalam yang beroperasi harian dan Pemberian Paket Perdana Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan berupa:
a. Mesin kapal 
b. Konverter Kit serta pemasangannya, dan
c. Tabung Khusus LPG beserta isinya"

Politisi PKS ini menyampaikan harapannya kedepan nelayan Sumbar agar lebih ditingkatkan menerima program ini seperti dalam relace beliau "bahwa di Tahun 2017, Sumatera Barat dialokasikan untuk nelayan Kota Padang dan Pasaman Barat. Diharapkan pada tahun anggaran 2018, bisa dimasukkan alokasi untuk Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai.

Harapan bapak Gubernur tentu sama dengan harapan masyarakat Sumbar semuanya, terutama sekali bagi nelayan Sumbar yang berdomisili di sepanjang pantai barat Provinsi Sumatera Barat yang perekonomian mereka masih tergolong rendah, semoga dengan adanya program ini kehidupan mereka skan berobah ke arah yang lebih baik. Demikian disampaikan.... Semoga .....(by. Akral)