Teh Talua Ampek Lenggek Minuman Khas Minang
Artikel () 24 Juni 2016 11:22:00 WIB
Oleh : Teguh Gunung Anggun
“ Teh Talua sagaleh Mak Etek “ (Teh Telur satu gelas Mak Etek), ucap seorang pengunjung yang baru masuk ke kedai memesan minuman ini. Bagi kaum Adam di Ranah Minang, teh telur atau lebih populer teh talua bukan minuman yang asing. Bahkan merupakan minuman favorit ke ketika singah ke kedai. Jika dari Italia dikenal dengan minuman Cappucino, maka di Ranah Minang punya teh telur dengan sajian khas yang tak kalah nikmatnya dan memiliki banyak khasiat tentunya.
Setelah 15 menit terus mengocok, campuran kuning telur dengan gula yang mulai menyatu dan membentuk adonan kental berwarna putih kecoklatan. Dalam membuat minuman istimewa ini, Mak Etek bahkan menghitung jumlah kocokan hingga 300 kali, agar tingkat kekentalan kuning telur dan gula menyatu sempurna hingga berbentuk krim berbuih.
“ Harus dikocok sampai 300 kali atau selama 15 menit agar kental, semakim lama dikocok, semakin kental dan akan lebih enak ”, ucapnya. Benar saja. Adonan yang telah menyatu itu ketika gelas dibalik tidak tumpah, karena semakin kentalnya hanya melekat pada dinding gelas. Sebagaimana namanya, teh telur dibuat dari kuning telur ayam dicampur gula pasir, dikocok hingga kental dan menyatu.
Ada sebagaian orang yang mengocoknya dengan menggunakan mesin mixer. Namun Mak Etek memilih menggunakan alat kocokan sederhana berbentuk pegas dari besi dengan ujung kayu. Kalau pakai mixer sekali buat hanya bisa satu gelas, kalau pakai kocokan ini sekali buat bisa hingga enam gelas sekaligus, ujarnya sambil mengocok telur dalam gelas dengan cekatannya.
Setelah selesai mengocok telur nya, Mak Etek mulai mengambil bubuk teh dan memasukannya kedalam gelas besar. Ia kemudian menyiram bubuk teh dengan air mendidih. Menunggu sekitar 30 detik. Mak Etek mulai menuangkan teh kental yang mendidih dengan menggunakan saringan kedalam gelas yang berisi adonan yang telah dikocok tadi. Tak lupa ia menambahkan dua sendok makan susu kental manis putih untuk menambah cita rasa. Teh talua siap di hidangkan.
Menariknya teh talua yang dibuatnya sendiri atas ampek lenggek atau empat lapis. Pada bagian dasar gelas bewarna putih yang merupakan susu kental manis, tingkat kedua teh kental berwarna coklat tua, tingkat ke tiga teh kental bewarna coklat muda dan paling atas busa bewarna putih. Hanya sedikit orang yang bisa meracik teh telur menjadi empat tingkat karena lazimnya hanya tiga tingkat.
Bagi yang belum pernah mencoba mungkin beranggapan minuman ini agak amis. Namun begitu mencoba, perpaduan teh kental bercampur telur akan mendapatkan sensasi seperti minuman coklat nomor satu. Teh telur terasa nikamt diminum ketika panaas, pada bagian atas busa purtih yang terasa kesat, manis dan berbuih, ditengah akan terasa sensasi teh kental. Pada bagian bawah terdapat endapan sisa gula yang juga menyisakan rasa manis. Telur yang digunakanpun variatif, bisa telur ayam kampung, ayam negeri hingga telur bebek.
Mau mencoba ?, silahkan saja ke kedai Mak Etek yang berlokasi di jalan Raya Padang – Indarung tepatnya di Cengkeh. Warung itu setiap hari menyajikan sedikitnya hingga 300 gelas teh talua, saat akhir pekan bisa lebih banyak. Teh talua dihidangkan dengan gelas dengan tatakan piring kecil. Mulai dari Pejabat hingga warga biasa menjadikan kedai Mak Etek tempat minum teh talua sambil bercerita berbagai persoalan yang menarik.
Pak Ujang, salah satu pengunjung dengan sengaja datang dari Koto Marapak atau sekitar 10 Kilometer dari rumahnya untuk mencicipi teh talua ampek lenggek ini. “ Rasanya berbeda dibandingkan dengan tempat lain, tidak terlalu manis, tidak terlalu pahit dan pas lidah”, ungkapanya. Ia seminggu dapat tiga kali meneguk teh talua ampek lenggek ini, sembari bersilahturahmi dengan teman – temannya dikedai.
Rahasia kenikmatan teh telur akan diperoleh ketika adukan kuning telur yang pas dan kental, teh pekatl yang nikmat serta sedikit campuran susu kental manis. Jika pembuatnya mampu memadukan komposisi masing – masing bahan dengan pas, maka rasanya selalu terkenang di lidah dan selalu ingin mencoba lagi.
Tidak hanya dikenal enak, teh telur juga memiliki beberapa khasiat untuk kesehatan. Diantaranya membuat tubuh lebih bersemangat, penuh energi serta bertenaga karena kandungan gula dan glukosa. Selain itu stamina dan daya tahan tubuh lebih kuat. Gizi pun cukup baik yang diambil dari kuning telur yang kaya akan protein. Tidak hanya itu, ada juga yang mencampurnya dengan sesendok madu dan buah pinang sehingga memperkaya kandungan protein dan vitamin.
Sementara itu, bagi masyarakat yang datang dari diluar Sumatera Barat. Saat berkunjung ke Ranah Minangi, belum lengkap rasanya jika belum merasakan sensasi nikmatnya minuman ini. Harga teh telur pun terbilang murah dan terjangkau. Dengan merongoh kocek Rp. 9.000,- seseorang sudah dapat menikmati sensai minuman itu. (TGA)