Irwan Prayitno : UNBK lebih baik, lebih cepat dan lebih mudah
Berita Utama Bagian Pemberitaan Biro Humas(Biro Humas Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat) 10 Mei 2016 07:08:32 WIB
Gubernur Irwan Prayitno, bersama rombongan melakukan tinjauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Berbasis Komputer (BK) di SMPN 2 Kota Padang Panjang. Hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Hendri Anis, Ketua Tim Penggerak PKK Sumbar, Ny. Nevi Irwan Prayito, Ketua BKOW, Ny. Wartawati Nasrul Abit, Kepala Dinas Pendidikan diwakili Kabid Pendidikan Dasar, Drs. Bustavidia , Kepala Sekolah Amverianus serta beberapa Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, Senin pagi (9/5).
Irwan Prayitno menyampaikan, pelaksanaan UN di Sumatera Barat berjalan lancar, tidak ada kendala yang berarti. Walau diketahui ada di Kota Solok sekolah yang kurang lembaran jawaban telah juga diambil kebijakan untuk mengisi pada soal ujian tersebut. Dan untuk besok kekurangan tersebut segera ditindaklanjuti untuk dicukupkan dengan mencari lembar jawaban yang berlebih di tempat lain. Irwan Prayitno juga mengharapkan, peserta melakukan UN dengan baik, tidak percaya terhadap hal-hal yang merusak sistem ujian ini. Peserta agar bersungguh-sungguh belajar dan percaya diri, serta tidak mencontek. Karena perilaku mencontek itu tidak baik, malah akan menimbulkan kebodohan.
Oleh karena itu setiap peserta, mesti belajar tekun dan hadapi ujian dengan baik. Siapa yang berlajar sungguh-sungguh pastinya ia akan mendapat nilai yang baik dan tentu juga nanti akan dapat melanjutkan pada sekolah yang lebih baik pula.
Bustavidia, dalam kesempatan itu juga menyampaikan peserta UN SLTP saat ini, 97.175 peserta, dengan perincian total SMP/MTsN berjumlah 94.081 orang ditambah dengan paket B /Wustha 3.094 orang.
Untuk peserta UN perlu jadi perhatian, bahwa pertama, setiap siswa memperoleh satu yang berbeda pada setiap ruangan. Kedua, naskah soal menyatu dengan lembar jawaban, ketiga sebelum mengerjakan soal periksa soal periksa kelengkapan naskah soal perhalaman. Keempat Biodata yang dicantum pada LJUN harus sama dengan data pada naskah soal. dan Kelima, jika ada penggantian soal pada saat ujian disebabkan soal rusak, tidak jelas, maka siswa akan menerima soal pengganti bersama LJUN, ajaknya.
Berita Terkait Lainnya :
- Gubernur Irwan Prayitno : Sumbar Provinsi Terbaik Pelaksana Program MDGs
- Irwan Prayitno : Kita Mesti Taat Aturan Dalam Setiap Kegiatan
- Gubernur Irwan Prayitno Lantik Walikota dan Wakil Walikota Periode 2013-2018
- Tentang Irwan Prayitno (2) Tepat Waktu dan Sederhana
- Gubernur Irwan Prayitno : Perkebunan Aia Angek Dapat di Jadikan Lokasi Agrowisata