AKAN ADA NOTA KESEPAHAMAN (MoU) ATASI BANJIR BANDANG DI SUMBAR

AKAN ADA NOTA KESEPAHAMAN (MoU) ATASI BANJIR BANDANG DI SUMBAR

Berita Utama Bagian Pemberitaan Biro Humas(Biro Humas Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat) 07 April 2016 02:37:01 WIB


Dalam mengatasi sering terjadinya banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno akan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bupati/ Walikota se-Sumatera Barat, TNI, Kepolisian, Basarnas, PMI dan para relawan serta pencinta alam yang akan dilaksanakan minggu depan.

“Selama ini banjir bandang terus terjadi di Sumatera Barat secara periodik, ada yang 4 tahun sekali dan ada 2 tahun sekali, maka dari itulah kita mencari kesepahaman untuk mengatasi bencana tersebut” terangnya usai mengadakan rapat penanganan banjir bandang bersama Bupati/Walikota di ruang rapat istana Gubernuran, Rabu (6/4/2016).

Lanjut, Irwan Prayitno menjelaskan dengan langkah yang akan segera diambil tersebut, maka nantinya akan akan dibentuk tim yang akan melaksankan ekspedisi ke hulu sungai untuk memantau potensi terjadi banjir bandang.

“Dalam setahun, minimal 2 (dua) kali melakukan ekspedisi tersebut, sedangkan secara daruratnya apabila ada himbauan dari BMKG tentang siaga hujan lebat, maka tim akan secepat mungkin menuju hulu sungai” tegasnya.

Kembali, Gubernur menjelaskan banjir bandang terjadi dikarenakan adanya penumpukan material di hulu sungai baik berupa batu ataupun pohon, sehingga akan membentuk danau alami, apabila terjadi hujan lebat dan danau alami tersebut tidak mampu lagi menahan debit air, maka akan menyebabkan banjir bandang.

“Semoga langkah-langkah yang kita ambil ini akan mengurangi terjadinya banjir bandang dan mudah-mudahan bisa nilih tentunya,  sehingga tidak akan lagi merusak infrastruktur dan menelan korban jiwa” sebutnya.