NAMA KORBAN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR, SERTA BENTUK BANTUAN LOGISTIK SUMBAR

NAMA KORBAN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR, SERTA BENTUK BANTUAN LOGISTIK SUMBAR

Berita Utama HERA ARMAN, ST(Badan Penanggulangan Bencana Daerah) 09 Februari 2016 04:11:56 WIB


PADANG - Bencana alam banjir dan longsor yang terjadi pada hari senin tanggal 8 Februari 2016 semula berjumlah 9 daerah di kabupaten-kota wilayah Sumatera Barat, berkembang menjadi 11 daerah kabupaten-kota. Daerah tersebut diantaranya terjadi di; Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya, Kota Solok, Kota Sawahlunto, dan Kota Payakumbuh.

Namun daerah yang memiliki dampak yang tinggi dan menimbulkan korban jiwa berada di wilayah kabupaten Solok Selatan, dan kabupaten Limapuluh Kota. Sebanyak 8 orang diantaranya 7 orang korban akibat tertimbun longsor di Taratak Tinggi desa Alam Pauah II Nan Batigo kecamatan Pauah II Kabupaten Solok Selatan. Korban merupakan satu keluarga yang tinggal serumah, 5 orang telah dievakuasi oleh warga setempat dibantu Tim TRC BPBD Solok Selatan dan diketemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, bernama :

  1. Upik (55th)
  2. Ramli (20th)
  3. Si Lin (18th)
  4. Nisa (1,5th)
  5. M. Yunus (65th).

Satu orang berhasil menyelamatkan diri bernama Andi (10), sedang yang satu orang lagi bernama Reva (2) masih dalam pencarian oleh Tim Basarnas. Pencarian dihentikan pada malam ini karena faktor cuaca dan akan dilanjutkan esok pagi (9/2). “Hingga saat ini arus listrik masih padam dan banjir telah surut, besok kami akan melakukan pendataan akibat kejadian tersebut yang dibantu oleh Satgas Pusdalops BPBD Provinsi Sumatera Barat”, ujar Fauzan (Satgas Pusdalops BPBD Solok Selatan).

Di Kabupaten Limapuluh Kota juga terdapat korban jiwa satu orang berama Padri (16), korban tersebut terbawa arus sungai batang Maik di kecamatan Pangkalan saat pergi memancing dan berenang disaat arus deras pada hari Minggu (7/2). Korban diketemukan oleh Tim SAR pagi harinya dalam kondisi meninggal dunia.

BPBD Provinsi Sumatera Barat juga telah menerjunkan Satgasnya guna membantu daerah terdampak serta menyalurkan bantuan logistik dan peralatan. Adapun logistik yang telah sampai dilokasi tujuan saat ini berupa; Paket Lauk Pauk (150 dus), Paket Tambahan Gizi (120 dus), Sandang (248 paket), Kesehatan Keluarga (140 paket), Pakaian (3 dus). Logistik tersebut diberikan ke 5 kabupaten-kota; Limapuluh Kota, Solok Selatan, Solok, Sijunjung, dan kota Solok. Sedangkan untuk peralatan berupa Perahu Polythelin, Peralatan Vertikal Rescue, dan Chainsaw serta bantuan personil sebanyak 16 orang dikerahkan ke wilayah Limapuluh Kota, Sawahlunto, dan Solok Selatan. “Mereka ditugaskan hingga selesai melakukan penanganan darurat kejadian banjir dan longsor”, ujar Zulfiatno selaku Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Barat dan juga menjabat sebagai Penanggung Jawab Satgas Pusdalops BPBD Sumbar. (gst)