OPERASI GABUNGAN SATPOL. PP PROVINSI SUMATERA BARAT

Berita Utama Admin Satpol PP(Satuan Polisi Pamong Praja) 31 Mei 2013 03:51:40 WIB


 

Padang, NAA. Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Barat, Sabtu 4 Mei 2013 malam melakukan razia Gabungan di sejumlah Hotel Melati dan tempat mangkal pekerja seks komersial di Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan.DSC01281.JPG - 115.87 KB

Kepala Satpol PP Sumatera Barat, Ir. H. Edi Aradial, MBA, Selasa, menyatakan pihaknya berhasil merazia sejumlah PSK guna menciptakan situasi yang tertib dan nyaman sebagai Penegak Peraturan Daerah Satpol. PP dengan telah meningkatnya eskalasi gangguan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat yang meningkat, antara lain diindikasikan dengan meningkatnya pratek Prostitusi di daerah perbatasan di daerah Lunang Silaut ( Provinsi Sumbar – Provinsi Bengkulu – Provinsi Jambi ), untuk itu perlu dilakukan razia gabungan petugas Satpol. PP Provinsi Sumatera Barat dengan Satpol. PP Kabupaten Pesisir Selatan, TNI dan Polri dengan jumlah personil mencapai 40 orang.

Operasi yang dilakukan malam hari tersebut, dengan melakukan penyisiran digelar di sejumah lokasi yang rawan sebagai tempat mangkal para PSK, penginapan / wisma, pangkalan dan pemberhentian truk. Salah satunya di Rumah Makan Dadok Barangin di Lunang Silaut, Penginapan Dian, Penginapan Angin Berhembus yang seringkali dirazia namun para PSK masih tetap mangkal yang rata didatangkan dari luar daerah Sumatera Barat.

Dalam Razia tersebut yang dipimpin oleh Kasi Operasi dan Pengendalian pada Satpol. PP Provinsi Sumatera Barat ( Raflis G ) Dikatakan, tidak sedikit dari PSK yang lati dan mencoba melakukan perlawanan dengan meronta sambil berteriak meminta petugas tak mengangkut mereka ke atas truk Dalmas. " saya bukan pelacur pak, saya hanya kemalaman sambil menunggu bus berikutnya untuk ke Padang", katanya. Dalam operasi tersebut, setidaknya sebanyak 6 orang PSK berhasil dirazia. "Mereka yang kami amankan itu setelah dilakukan pendataan langsung dikirim ke Panti Sosial, untuk mendapat pembinaan langsung", katanya.