SUNARMIS PANEN SESUAI HARAPAN

Artikel Pinto Janir(Pinto Janir) 23 September 2014 06:09:14 WIB


Sunarmis pernah menangis tiada henti ketika menghadapi tanamannya diserang hama wereng dan tak teratasi. “Sudah terbayang saja panen akan gagal. Gagal panen berarti akan muncul masalah baru, yakni utang di kedai-kedai akan bertambah menumpuk. Dengan apa hutang akan dibayar bila panen gagal?” retorik Sunarmis, ibu 3 anak itu dari Nagarigadang kabupaten 50 Kota ini.

 

 

Pada tahun 2009, Sunarmis mengikuti SLPHT. “ Baru tersingkap pikiran awak sajak ikut SLPHT itu. Ternyata hama bukanlah sesuatu yang menakutkan kalau kita tahu bagaimana cara mengatasinya. SLPHT memberi tahu soal hama dan penanggulangannya. Bayangkan saja, kalau sekiranya tak ada SLPHT, tentu kami memasrahkan diri pada berbagai mitos dan ritual tolak bala. Alhamdulillah, sejak mengikuti SLPHT, pendapat kami meningkat dan hasil produksi tanaman makin membaik dan bagus. Tak ada lagi hutang yang tumbuh karena gagal panen. Tiap tahun, panen, alhamdulillah seperti yang kami harapkan. Mokasi PHT….!”, ulas Sunarmis yang berkata tak akan pernah berhenti bertani sampai mati. (Pinto Janir)