Masih Ingat Bocah Ajaib Syarifudin Khaliffah

artikel 3 Admin Satpol PP(Satuan Polisi Pamong Praja) 04 September 2014 09:18:04 WIB


Kembali kita mengingat kisah Bocah Ajaib yang mengislamkan ribuan orang yang bernama Syarifudin Khaliffah Bocah Afrika kelahiran 1993 itu lahir di Tanzania Afrika, anak keturunan non Muslim dari pasangan Domisia Jimaro dan Francis Fundinkira dari warga Kota Arusha Tanzania, di Afrika Timur. Hari demi hari telah dilalui hingga Syarifudin Khaliffah berumur 4 bulan, pada waktu terjadilah satu hal yang sangat mengejutkan. Seperti biasa Pagi itu sesudah anak Domisia dimandikan dan dipakaikan baju dengan rapih, tiba-tiba mulut mungil anak itu melantunkan sesuatu berulang-ulang dalam bahasa yang tidak dimengerti suami isteri ini apa maksudnya. Maka bergegas Francis menuju gereja menyampaikan hal ini kepada pastur agar menangani anaknya yang ia duga kerasukan "pastur, tolong anak saya kerasukan setan. Doakan anak saya pastur, tolong !" tolong usir setan itu. Sesampainya di rumah sang pastur berusaha mengobati dengan menghadapkan tanda salib ke wajah anak tersebut sambil berdoa, namun tetap saja anak tersebut melantunkan suara tersebut berulang-ulang. Akhirnya sang Pastur penasaran dan mengajak bayi syarifudin untuk berbicara, “Are You Yesus?” (Apakah kamu Yesus?). Kemudian dengan tenang sang bayi Syarifuddin menjawab: “No, I’m not Yesus. I’m created by God. God, The same God who created Jesus” (Tidak, aku bukan Yesus. Aku diciptakan oleh Tuhan, Tuhan yang sama dengan yang menciptakan Yesus). Tanpa ada hasil pulanglah sang pastur itu, dan suami isteri tersebut termenung dengan pikiran kalut penuh tanda tanya . Dan selama berhari-hari anak itu tetap melantunkan nyanyiannya pada saat - saat tertentu. Peristiwa tersebut akhirnya menjadi bahan pembicaraan tetangga di sekitar rumah mereka dan akhirnya peristiwa ini sampai ke tetangga (seorang muslim bernama Abu Ayub). Abu Ayub pun segera berkunjung kerumah suami isteri tersebut, dengan maksud ingin menawarkan bantuan untuk mengobati. Sesampai disana dan atas ijin keluarga Francis Fundinkira, maka ia mendatangi anak tersebut, dan lambat-lambat ia dengarkan suara yang keluar dari mulut anak tersebut, namun masih kurang jelas, maka didekatkannya telinganya ke mulut anak tersebut. Sepontan kaget Abu Ayub dan mundur ke belakang, namun kemudian ia dekatkan lagi untuk lebih meyakinkan tentang apa yang didengarnya. Maka ia pun yakin, dan dengan wajah masih diliputi keheranan. Selanjutnya Abu Ayub menemui kedua orang tua anak tersebut, dan menjelaskan “Bapak Ibu, percaya atau tidak percaya, anak ibu tidak kerasukan setan, suara yang keluar dari mulut anak Bapak Ibu adalah bacaan AL-QUR’AN” . Mendengar ini kontan saja suami isteri itu saling pandang ter heran-heran. Dan apakah yang di baca anak tersebut ??? Surat AL-BAQARAH : 54 yang artinya : “........maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (QS AL BAQARAH : 54) Subhanallah ….. Allahuakbar … Allahuakbar … Allahuakbar “Maha Besar Allah” Apabila Allah berkehendak sesuatu, maka terjadilah. Bersyukurlah pada Allah bahwa Bapak dan Ibu mendapat Rahmat dan hidayah dari Allah melalui Anakmu sendiri, ujar Si Muslim (Abu Ayub). Pada akhirnya suami isteri tersebut mulai belajar tentang Islam dari Abu Ayub tetangganya, dan berpindah agama dari kristen katolik masuk ke Islam. Pada di usia 1,5 tahun Syarifudin sudah menunaikan shalat 5 waktu dan hafal 30 juz Al-Qur’an dengan bacaan yang fasih dan baik , serta memahami isi ajarannya, bahkan bukan hanya AL QUR'AN , dia juga hafal Injil tanpa ada yang mengajari, sungguh luar biasa. Sampai diusia 5 tahun dia bisa berbahasa Arab, Inggris, Perancis, Italia dan Swahili, dan saat pada itu ( Usia 5 Tahun ) dia didatangi oleh ribuan umat Kristiani di tanzania dan sekitarnya, yang dipimpin langsung oleh bocah ajaib itu dengan mengucapkan dua kalimat syahadat: “Asyhadu an-laa ilaaha illallaah. Wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah. Subhanallah”. Ribuang umat Kristiani di Tanzania sekarang menganut agama Islam. ALLAAHU AKBAR … ALLAAHU AKBAR … ALLAAHU AKBAR … Allah telah memberikan Hidayah dan Ilmu yang sangat besar pada Syarifudin tanpa melalui proses belajar ataupun diajar oleh orang lain, itu disebut Ilmu Laduni. Hal ini mengingatkan kita pada hamba ALLAH , yang bernama Nabi Isa AS bisa berbicara sejak bayi, dan Nabi Musa AS disuruh belajar pada Nabi Khidlir yang diberi Ilmu oleh ALLAH , sehingga dapat mengetahui segala sesuatu sebelum terjadi. Di usia 5 tahun ia pun pandai berceramah dan menterjemahan al-Quran ke berbagai bahasa tersebut. Hal pertama yang sering ia ucapkan adalah : “Anda bertaubat, dan anda akan diterima oleh Allah SWT.” Semoga kita termasuk yg beruntung di bukakan Hatinya oleh Allah agar bisa menerima agama Allah!!! sudah banyak bukti, lantas apalah yang kita cari lagi? Sunggguh terharu jika melihat dakwahnya dengan bahasa arab padahal dia anak afrika yg polos,,, bukti kuasa Allah untuk menjadikan manusia bisa bicara dengan berbai bahasa tanpa harus di ajarkan, ….. SubhanAllah …. Para Ulama dan Habaib pun mendukung dakwah Syekh Syarifudin.