Pemprov Sumbar Apresiasi Peran Pers dalam momentum pelantikan JMSI, Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Keterbukaan Informasi

Pemprov Sumbar Apresiasi Peran Pers dalam momentum pelantikan JMSI, Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Keterbukaan Informasi

Berita Utama Satria Oki Sanjaya, S.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 29 Agustus 2026 20:15:42 WIB


PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi peran insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi, mengedukasi masyarakat, serta mengawal pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah dan media dinilai semakin penting, terutama ketika Sumatera Barat menghadapi situasi krisis dan bencana.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Barat melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Sumbar, Rudy Rinaldy, yang hadir mewakili Gubernur dalam pelantikan Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Barat periode 2026–2031 di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (29/8/2026).

“Pemerintahan yang sehat dan demokratis tidak dapat berjalan sendiri tanpa keterlibatan pers. Dalam pembangunan daerah, media bukan sekadar penyampai warta kepada publik, melainkan pilar keempat demokrasi sekaligus mitra strategis pemerintah,” terang Rudy saat membuka kegiatan.

Menurut Rudy, kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan insan pers merupakan kebutuhan penting untuk membangun transparansi, mengedukasi masyarakat, serta menyerap aspirasi warga secara berimbang dan jujur.

Ia juga menyoroti peran media siber ketika Sumatera Barat menghadapi bencana hidrometeorologi. Pada situasi tersebut, media dinilai berkontribusi dalam menyampaikan informasi mengenai kondisi wilayah terdampak, titik evakuasi, hingga kebutuhan masyarakat.

Selain mempercepat penyebaran informasi, pers dinilai memiliki peran dalam menangkal hoaks dan kepanikan publik. Pemberitaan yang akurat dan terverifikasi dapat menjadi rujukan masyarakat di tengah derasnya informasi yang beredar melalui media sosial.

"Penyampaian informasi cepat dan akurat, penangkalan hoaks dan kepanikan publik, serta penggerak solidaritas sosial merupakan bagian dari manfaat kolaborasi pemerintah dan media yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat", ujar Rudy.

Atas kontribusi tersebut, Rudy menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh insan pers atas dedikasi dan kolaborasi yang telah dilakukan.

Sementara itu, Ketua PD JMSI Sumatera Barat terpilih, Aguswanto, menegaskan komitmen organisasi untuk tidak sekadar hadir sebagai wadah perusahaan media, tetapi turut memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

“Kita ingin JMSI tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi benar-benar memberikan kontribusi. Media harus tumbuh bersama daerah, mengawal pembangunan, mengkritisi kebijakan yang perlu dikritisi, dan pada saat yang sama memberikan informasi yang mencerdaskan masyarakat,” ujar Aguswanto.

Aguswanto mengatakan, pelantikan tersebut menjadi momentum bagi JMSI Sumatera Barat untuk memperkuat peran media siber dalam menyajikan informasi yang berkualitas sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional.

Pelantikan Pengurus Daerah JMSI Sumatera Barat periode 2026–2031 ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK), pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, dan penyerahan panji organisasi.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian Apresiasi terhadap insan yang berkontribusi pada kemajuan daerah dan penyiaran informasi yang diwujudkan melalui penyerahan Anugerah JMSI Sumbar 2026, serta Seminar Nasional yang membahas penguatan dan pembaruan hukum adat dalam sistem hukum pidana Indonesia yang dipandu oleh Muhammad Taufik dan menghadirkan tiga narasumber, yakni Pakar Hukum Universitas Andalas, Yoserwan, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, dan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis.