Atasi Blank Spot Sitinjau Lauik, Gubernur Mahyeldi Pastikan Koneksi Internet Lancar untuk Keselamatan
Berita Utama Havina Mirsya \'afra, S. Sos.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 26 Maret 2026 14:56:16 WIB
PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, meninjau langsung operasional Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel yang baru berfungsi di kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang, Rabu (25/03/2026). Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas telekomunikasi sekaligus mendukung keselamatan masyarakat di jalur ekstrem tersebut.
Sitinjau Lauik merupakan akses vital keluar-masuk Kota Padang yang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi. Selama ini, keterbatasan sinyal komunikasi menjadi kendala serius, terutama dalam penanganan kondisi darurat di sepanjang jalur tersebut. Gubernur menyampaikan bahwa kehadiran BTS merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat akan akses komunikasi yang andal, khususnya di kawasan strategis dan berisiko tinggi.
“Alhamdulillah, dengan hadirnya BTS ini, komunikasi di Sitinjau Lauik menjadi jauh lebih lancar. Informasi yang sebelumnya sulit disampaikan, kini dapat dikomunikasikan dengan cepat, terutama saat kondisi darurat,” ujar Gubernur Mahyeldi.
Ia menjelaskan bahwa BTS yang dibangun melalui kolaborasi dengan PT Telkomsel tersebut telah menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data sementara, sekitar 1.000 pengguna memanfaatkan jaringan dari BTS tersebut setiap harinya dengan kualitas sinyal yang kuat dan jangkauan layanan hingga radius lima kilometer.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Telkomsel. Kehadiran BTS ini tidak hanya memperkuat layanan komunikasi, tetapi juga memberi dampak sosial yang besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Gubernur juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keberadaan fasilitas BTS yang berada di kawasan Taman Raya Bung Hatta tersebut. Ia menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah Kota Padang, kepolisian, serta pemangku kepentingan lainnya dalam melakukan pengawasan agar layanan BTS tersebut dapat dinikmati masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.
“Ini adalah fasilitas penting bagi keselamatan masyarakat. Mari kita jaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Manajer Telkomsel, Rosady, menyampaikan bahwa BTS Sitinjau Lauik tersebut telah resmi beroperasi (on-air) sejak 18 Maret 2026 lalu, menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia menyebutkan, kehadiran BTS tersebut merupakan hasil sinergi nyata antara Telkomsel dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Berdasarkan pemantauan kami, terdapat sekitar 1.000 pengguna yang terlayani setiap hari di kawasan ini. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas dan pentingnya dukungan jaringan telekomunikasi yang andal di Sitinjau Lauik,” ungkap Rosady.
Ia menegaskan bahwa Telkomsel berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan komunikasi yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berkontribusi terhadap aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di jalur-jalur strategis.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat, serta perwakilan manajemen PT Telkomsel.
Berita Terkait Lainnya :
- Apresiasi Perkembangan KUD Mina Sinar Laut, DPRD Sumbar Terus Mendorong Penguatan Koperasi Produktif
- Untuk Atasi Kekurangan Tenaga Listrik Gubernur Ajak Investor Jerman Bekerjasama
- Bupati Mentawai : Penguatan Jaringan Telekomunikasi Internet Lancarkan Tata Kelola Pemerintahan
- 9 Daerah di Sumbar Tinggi Stunting, Mahyeldi: Manfaatkan Potensi Pangan Lokal Untuk Antisipasi
- Pengurus Forwana Sumbar Dikukuhkan, Gubernur Mahyeldi Pesan Optimalkan Dana Desa Untuk Kesejahteraan Nagari