Gubernur Mahyeldi Tekankan Sinergi Provinsi–Kabupaten saat Safari Ramadan di Solok Selatan
Berita Utama Algamar Arif Safitra, S.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 08 Maret 2026 09:11:56 WIB
Solok Selatan — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya sinergitas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Mahyeldi saat menghadiri rangkaian kegiatan Safari Ramadan di Masjid Baiturrahman Liki, Nagari Lubuak Gadang Barat Daya, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sabtu (7/3/2026).
Menurut Mahyeldi, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Ia menyebutkan bahwa sejumlah program pembangunan yang sedang dan akan dilakukan merupakan bentuk nyata sinergi tersebut.
“Pembangunan daerah harus dilakukan secara bersama-sama. Sinergitas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Ia menjelaskan, beberapa proyek strategis yang sedang didorong antara lain pembangunan jalan yang menghubungkan Solok Selatan dengan Dharmasraya, pembenahan jalur Alahan Panjang di Kabupaten Solok menuju Bayang di Kabupaten Pesisir Selatan, serta rencana pembangunan flyover di kawasan Sitinjau Lauik.
Mahyeldi mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat dan daerah sekitarnya.
Ia menambahkan, dengan meningkatnya aksesibilitas, mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa akan semakin lancar. “Dengan akses yang lebih baik, perjalanan dari dan menuju Solok Selatan ke daerah lain seperti Padang, Kabupaten dan Kota Solok, Dharmasraya, Pesisir Selatan, hingga Kerinci dan Sungai Penuh di Provinsi Jambi akan menjadi lebih cepat dan efisien,” katanya.
Selain infrastruktur, Mahyeldi juga menyinggung rencana kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan pemerintah kabupaten/kota terkait program pendidikan gratis bagi siswa SMA dan SMK. Ia menyebutkan program tersebut ditargetkan dapat direalisasikan sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Sementara itu, Bupati Solok Selatan, Khairunnas, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat melalui berbagai program pendidikan gratis.
Khairunnas menjelaskan bahwa saat ini biaya pendidikan di Solok Selatan telah digratiskan mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.
“Alhamdulillah, untuk tingkat TK, SD, SMP, serta sekolah di bawah Kemenag sudah gratis. Dalam waktu dekat, melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, insyaallah tingkat SMA juga akan kita gratiskan,” ujar Khairunnas.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat dukungan terhadap kebutuhan pendidikan siswa. Salah satunya melalui program bantuan pakaian sekolah gratis yang telah disalurkan kepada puluhan ribu pelajar.
Menurutnya, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Solok Selatan telah membagikan sebanyak 99.835 stel pakaian sekolah gratis kepada para siswa. Sementara di bidang pendidikan keagamaan, Khairunnas menambahkan bahwa pihaknya bersama masyarakat juga mengembangkan program rumah tahfidz yang tersebar di nagari-nagari di Solok Selatan.
Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat 432 rumah tahfidz yang aktif beroperasi. Melalui program tersebut, sebanyak 3.628 siswa telah diwisuda sebagai penghafal Al-Qur’an dengan capaian hafalan mulai dari dua juz hingga 30 juz.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menyerahkan berbagai bantuan untuk mendukung kegiatan masjid dan masyarakat setempat. Bantuan tersebut antara lain hibah Safari Ramadan sebesar Rp50 juta serta 95 mushaf Al-Qur’an dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Selain itu, Baznas Sumbar menyalurkan bantuan Program Pendidikan sebesar Rp374 juta bagi 374 siswa serta bantuan Program Kemanusiaan sebesar Rp3 juta bagi dua orang petugas masjid. Dukungan juga datang dari Bank Nagari berupa bantuan Rp10 juta untuk masjid, serta bantuan sebesar Rp1 juta dari LS Ware Technology bersama Diskominfotik Sumbar.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan turut menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Melalui Baznas Solok Selatan, disalurkan bantuan Program Solok Selatan Cerdas sebesar Rp15,5 juta kepada 25 siswa serta bantuan Program Solok Selatan Peduli sebesar Rp20 juta kepada 40 warga Nagari Lubuak Gadang Barat Daya.
Ketua Pengurus Masjid Baiturrahman Liki, Erdinal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Ia menjelaskan bantuan tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk penyelesaian pembangunan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) serta pembangunan menara masjid.
Berita Terkait Lainnya :
- Realisasi Kegiatan APBD Provinsi Sumatera Barat Sampai Dengan Akhir Bulan April 2012
- Rancangan Peraturan Provinsi Sumatera Barat tentang RSUD Solok Kelas B
- Gubernur Canangkan Kawasan Padi di Pesisir Selatan
- Pelatihan Teknis Penanaman Modal Bagi Aparatur Provinsi, Kabupaten dan Kota
- Sambutan Gubernur Pada Acara Pelantikan Bupati Solok Selatan