Tingkatkan Inklusi dan Literasi Keuangan, Pemprov Sumbar tetapkan program kerja TPAKD 2026.

Tingkatkan Inklusi dan Literasi Keuangan, Pemprov Sumbar tetapkan program kerja TPAKD 2026.

Berita Utama Satria Oki Sanjaya, S.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 04 Maret 2026 16:19:17 WIB


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar menggelar rapat pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) lingkup Pemprov Sumbar. Rapat ini bertujuan untuk penyusunan program pemerintah daerah akan inklusifitas dan literasi keuangan kepada masyarakat Sumbar.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas komitmen semua pihak dalam menyelenggarakan rapat pleno ini sehingga diharapkan terjadinya peningkatan inklusi dan literasi keuangan Masyarakat Sumbar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan Rapat Pleno ini. peningkatan inklusi dan literasi keuangan merupakan salah satu komponen penting pembangunan nasional sesuai yang dituangkan dalam target inklusi keuangan dalam RPJMN 2025-2029,” ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi juga menambahkan akan pentingnya peningkatan literasi keuangan untuk mencegah hal buruk terjadi di Masyarakat.

“Kita harus meningkatkan literasi keuangan masyarakat. ketika literasi keuangan masyarakat ini rendah, maka mereka banyak terlibat dengan praktik tata keuangan yang tak benar. Mereka terlibat dengan lembaga-lembaga yang tak bisa dipertanggungjawabkan, investasi bodong, dan lain-lain,” ungkap Mahyeldi. 

Ketua OJK, Roni Nazra, menyampaikan peran TPAKD akan bisa lebih efektif karena melibatkan berbagai Lembaga Jasa Keuangan yang ada di Sumbar, 

“Ini merupakan wadah lintas instansi dalam rangka mempermudah, mempercepat proses inklusi atau akses keuangan kepada masyarakat kita. Di dalamnya bisa kita lakukan nantinya adanya program business matching, Pengembangan Ekonomi Daerah. Kita akan mencoba mengangkat produk-produk unggulan daerah, baik itu pertanian, peternakan, atau apapun itu,” terang Roni. 

Pemprov Sumbar tahun ini menetapkan 8 program kerja TPKAD. yakni program Nagari Creative Hub, Program Ekosistem keuangan inklusif, Program Ikhtisar pesantren (Inklusi keuangan Terintegrasi Pada Pesantren), Program Kredit/ Pembiayaan melawan rentenir, Program Aksesku Merata, Program Galeri Investasi Pasar Modal, Satu Rekening satu pelajar, hingga PUJK Goes to Campus. Diharapkan melalui program ini dapat menjawab berbagai isu strategis yang terjadi sehingga terjadi peningkatan ekonomi masyarakat.(sat/diskominfotik sumbar)