Buka Forum OPD di Bukittinggi, Kadis Kominfotik Sumbar Tekankan Keamanan Siber Sistemik

Buka Forum OPD di Bukittinggi, Kadis Kominfotik Sumbar Tekankan Keamanan Siber Sistemik

Berita Utama Dedi Oscar Adams, M.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 12 Februari 2026 15:30:39 WIB


BUKITTINGGI – Di tengah pesatnya transformasi digital, keamanan siber kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama tata kelola pemerintahan. Menyadari hal tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat menggelar Forum Rencana Kerja dengan tema strategis: "Cyber Security: Perisai Pemerintahan Digital".

Acara yang berlangsung secara hybrid ini dipusatkan di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi, mulai Kamis (12/2/2026) hingga Jumat (13/2/2026). Forum ini menjadi momentum krusial bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyelaraskan langkah dalam menghadapi ancaman di ruang digital.

Gubernur Sumatera Barat, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfotik Sumbar, Rudy Rinaldy, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Rudy menekankan bahwa ketergantungan pemerintah terhadap infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini berada pada titik tertinggi.

"Ancaman siber yang kita hadapi saat ini bersifat nyata dan berkelanjutan. Mulai dari serangan malware, ransomware, DDoS, hingga upaya kebocoran dan manipulasi data," tegas Rudy di hadapan para peserta.

Beliau menambahkan bahwa pendekatan keamanan siber tidak boleh lagi dilakukan secara parsial atau reaktif saat masalah muncul. Keamanan digital harus dibangun secara sistemik, terstandar, dan terintegrasi ke dalam seluruh lini pelayanan publik.

Salah satu poin menarik yang ditekankan Rudy adalah bahwa kecanggihan teknologi bukanlah jaminan utama keamanan. Menurutnya, aspek kepemimpinan (leadership) dan disiplin dalam implementasi kebijakan jauh lebih menentukan.

"Tanpa komitmen bersama, investasi teknologi secanggih apa pun tidak akan memberikan perlindungan yang optimal. Mari kita jadikan transformasi digital yang aman, andal, dan berkelanjutan sebagai warisan tata kelola pemerintahan yang profesional," pesannya dengan lugas.

Guna membedah strategi perlindungan data secara mendalam, forum ini menghadirkan dua pakar nasional sebagai narasumber Cahyono Tri Birowo (Plt. Deputi Transformasi Digital Pemerintah - Kementerian PAN-RB) dan Marcelina Tri Nasiti Widayatmi (Sandiman Ahli Madya pada Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah - BSSN)

Kehadiran para pakar ini diharapkan mampu memberikan peta jalan (roadmap) yang konkret bagi pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Barat dalam menyusun rencana aksi perlindungan siber yang tangguh.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran penting, mulai dari BPS Provinsi Sumbar, para kepala OPD lingkup Pemprov Sumbar, Ketua KPID Sumbar, Komisioner Komisi Informasi Sumbar, hingga jajaran Diskominfo dari seluruh Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

Forum ini bukan sekadar diskusi rutin, melainkan sebuah ikhtiar kolektif untuk memastikan "Ruang Siber" Sumatera Barat tetap terjaga, demi pelayanan publik yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman bagi seluruh masyarakat.(doa/Diskominfotik Sumbar)