Perdana, Pemprov Sumbar Luncurkan Nagari Creative Hub di Sikalang

Perdana, Pemprov Sumbar Luncurkan Nagari Creative Hub di Sikalang

Berita Utama Havina Mirsya \'afra, S. Sos.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 15 Desember 2025 14:09:15 WIB


Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) secara resmi meluncurkan Nagari Creative Hub (NCH) pertama yang berlokasi di Medan Nan Balindung, Nagari Sikalang, Kota Sawahlunto, Minggu (14/12/2025) malam. Program unggulan Pemprov Sumbar ini diluncurkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar yang hadir mewakili Wakil Gubernur.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Nagari Sikalang yang telah terpilih sebagai NCH percontohan pertama di Sumbar. Ia menegaskan bahwa nagari dan desa harus menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat.

“Selamat kepada Nagari Sikalang yang telah terpilih sebagai pilot project Nagari Creative Hub. Ini sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat yang menekankan pembangunan dari bawah, dari nagari dan desa,” ujar Arry.

Ia menambahkan, konsep NCH yang menguatkan teras nagari, lapau nagari, serta peran generasi muda melalui pemanfaatan teknologi dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Nagari Sikalang sangat unik karena masyarakatnya multietnis. Ini modal sosial yang besar. Dengan dukungan semua pihak, ekonomi nagari bisa tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menyampaikan bahwa Nagari Creative Hub dirancang sebagai ruang tumbuh inovasi dan kolaborasi masyarakat. NCH diharapkan dapat membangkitkan ekonomi nagari dan ke depannya, pemerataan ekonomi akan terwujud.

“Tujuan Nagari Creative Hub ini antara lain mendorong inovasi dan kreativitas masyarakat, meningkatkan literasi, serta membangun jejaring lintas sosial. Harapannya, ekonomi nagari bangkit dan pemerataan ekonomi bisa terwujud,” jelas Yozawardi.

Wali Kota Sawahlunto, Rianda Putra, yang menjadi tuan rumah peluncuran ini menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sumbar atas penetapan Nagari Sikalang sebagai pilot project Nagari Creative Hub. Ia berharap kehadiran Nagari Creative Hub dapat mendorong lahirnya produk-produk baru dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Sawahlunto, khususnya di tingkat nagari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar atas kepercayaan yang diberikan kepada Nagari Sikalang. Dukungan berupa pendampingan teknis, pemasangan internet gratis, dan pendampingan e-commerce sangat membantu pengembangan potensi nagari,” kata Rianda.

Sementara itu, Ketua Satgas Nagari Creative Hub Nagari Sikalang, Tia Hermoza, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Nagari Sikalang. Menurutnya, Nagari Sikalang yang terdiri dari berbagai etnis memiliki potensi dalam program NCH, terutama pelaku UMKM setempat yang saling mendukung. 

Nagari Sikalang terpilih sebagai pilot project setelah melalui proses penilaian oleh tim, dengan mempertimbangkan kesiapan lokasi, potensi ekonomi kreatif, serta dukungan aktif masyarakat nagari. Selain Sikalang, Nagari Toboh Gadang Barat Kabupaten Padang Pariaman juga masuk dalam tahapan penilaian awal.

Meski diguyur hujan cukup lebat, peluncuran Nagari Creative Hub disambut antusias oleh masyarakat. Acara diawali dengan penampilan seni tari dari anak-anak Nagari Sikalang sebagai simbol keterlibatan generasi muda dalam pengembangan ekonomi kreatif nagari. 

Dalam kesempatan tersebut, berbagai produk unggulan Nagari Sikalang turut dipromosikan. Mulai dari Madu Galo-galo, peyek ribut, batik Sikalang sebagai produk terbaru, keripik tempe, bed cover Sikalang, songket Silungkang, hingga cenderamata khas kuda kepang Sikalang. 

Produk-produk tersebut kini telah dipasarkan melalui media sosial Nagari Sikalang serta berbagai platform marketplace seperti TikTok, Shopee, dan Facebook. Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan fashion show ibu-ibu Nagari Sikalang yang mengenakan produk lokal nagari.