Apresiasi Bantuan Rp 75 Miliar dari Kementan, Gubernur Mahyeldi Soroti Prioritas Pemulihan 25.000 Hektare Lahan Pertanian
Berita Utama Dedi Oscar Adams, M.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 08 Desember 2025 14:06:45 WIB
Padang, 8 Desember 2025 – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyambut baik kedatangan bantuan kemanusiaan skala besar dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Bantuan senilai total Rp 75 Miliar ini tiba melalui KRI Banda Aceh di Pelabuhan Teluk Bayur, Minggu (7/12/2025).
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, hadir langsung menyambut kedatangan 250 ton logistik yang merupakan hasil konsolidasi cepat Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama BUMN pangan dan mitra strategis.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Pertanian dan seluruh jajaran atas respons cepat ini. Kehadiran Ibu Kepala Badan (BPPSDMP) yang langsung menyerahkan bantuan ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam membantu masyarakat kami,” ujar Mahyeldi.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi secara khusus menekankan bahwa tantangan terbesar pasca-bencana adalah pemulihan sektor pertanian demi mengamankan ketersediaan pangan regional.
Gubernur Mahyeldi mencatat kerusakan lahan yang meluas dan mendesak, diantaranya 25.000 hektare lahan terdampak. Kerusakan mencakup sawah, lahan kering, kebun, dan kolam perikanan.
Terkait kebutuhan mendesak: Pemprov Sumbar sangat memerlukan dukungan alat mesin pertanian (alsintan) dan sarana produksi (saprodi) untuk rehabilitasi cepat.
Target Waktu Krusial: Pemulihan harus tercapai agar lahan dapat ditanami kembali pada akhir Desember, memastikan ketersediaan pangan aman jelang Puasa dan Lebaran.
“Harapan kita, beberapa bulan lagi kita akan menghadapi Puasa dan Lebaran. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berupa alat untuk membantu rehabilitasi, agar pada akhir Desember lahan-lahan ini dapat ditanami dan berproduksi kembali,” tegas Mahyeldi, menekankan pentingnya intervensi segera dari Kementan.
Menanggapi permintaan tersebut, Kementan melalui Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, memastikan akan segera menindaklanjuti dengan pendataan detail kerusakan lahan (ringan, sedang, berat) sebagai dasar percepatan penyaluran alsintan dan saprodi.
Pemprov Sumbar berkomitmen akan berkoordinasi erat dengan TNI AL, Pelindo, dan Forkopimda untuk memastikan distribusi bantuan kemanusiaan berjalan lancar dan pemulihan lahan pertanian menjadi prioritas utama.(doa/Diskominfotik Sumbar)
Berita Terkait Lainnya :
- Tinjau Rice Mill di Lunang, Mahyeldi: Potensial Membangkitkan 'Bareh Rajo Pasisia'
- Gubernur Mahyeldi Bertemu Menteri PPPA, Bahas Isu Prioritas Pelindungan Perempuan dan Anak
- Dengar Keluhan Eksportir dan Petani Gambir, Gubernur Mahyeldi: Segera Akan Disiapkan Ranperda
- Gerak Cepat Atasi Dampak Gempa, Gubernur Mahyeldi Kirim Bantuan dan Bertolak ke Lokasi
- Pastikan Tidak Kekurangan, Gubernur Mahyeldi Serahkan 150 Ton Beras Bantuan Cadangan Pangan